ASET INVESTASI : POTENSI CUAN DARI PAMAN SAM
Keputusan bank sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunga acuan sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar sehingga berburu aset keuangan di Tanah Air. Kebijakan yang ramah pasar, mendorong masuknya dana asing ke instrumen keuangan. Langkah yang ditempuh bank sentral Amerika Serikat (AS) memberi sentimen positif untuk pasar saham dan surat utang sehingga berimbas pada kinerja reksa dana. Jelang keputusan Federal Reserve, kinerja rupiah di hadapan dolar AS menguat 0,15% di pasar spot ke Rp14.692. Kenaikan tersebut sejalan dengan tren penguatan sepanjang 2023 yakni 5,66%. Senada, kinerja imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) acuan tenor 10 tahun melandai 7 basis poin (bps) ke 6,46% secara harian.Kendati demikian, pasar saham ditutup terkoreksi 0,74% sehingga tren secara tahun berjalan mencapai turun 0,55%. Menariknya, bila dilihat dari tren aliran dana asing, pasar saham membukukan dana masuk yang kian dekat dengan pasar surat utang. Chief Investment Officer STAR Asset Management Susanto Chandra mengatakan bahwa dorongan dana asing di pasar keuangan bisa dinikmati investor reksa dana khususnya reksa dana beraset dasar saham dan obligasi. Masuknya dana asing turut diperkuat oleh inflasi RI yang masih dalam tren melandai dengan 4,33% secara tahunan. “Dengan tren peningkatan suku bunga global yang sudah mencapai puncak maka kami melihat reksa dana obligasi akan cenderung lebih outperform dalam waktu dekat ini sedangkan untuk jangka panjang reksa dana saham masih dapat dilakukan akumulasi secara bertahap,” ujarnya saat dihubungi Bisnis, Rabu (3/5). Senada, Direktur Pinnacle Persada Investama Indra Muharam Firmansyah menyatakan reksa dana pendapatan tetap mendapatkan suntikan dari masuknya dana asing ke pasar surat utang. Pasalnya, tren tersebut berlanjut pada sisa tahun ini. Di sisi lain, Indonesia menawarkan imbal hasil menarik dengan inflasi dalam tren melandai yakni 4,33% secara tahunan dan kinerja mata uang Garuda yang menguat di hadapan greenback.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023