;

LAJU KENCANG EKONOMI LEBARAN

Ekonomi Hairul Rizal 20 Apr 2023 Bisnis Indonesia (H)
LAJU KENCANG EKONOMI LEBARAN

Jika roda kendaraan pemudik sedang berputar lambat akibat kepadatan lalu lintas, tidak demikian halnya dengan roda ekonomi nasional. Ia kini sedang berputar kencang seiring masifnya mobilitas dan transaksi masyarakat. Bagaimana tidak, Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan telah melansir data sebanyak 123,8 juta orang atau hampir separuh populasi Indonesia akan meramaikan mudik tahun ini. Potensi pemudik itu merupakan yang terbesar setelah pemerintah mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak akhir tahun lalu. Adapun, dari 123,8 juta orang pemudik, sekitar 70% bakal memanfaatkan moda transportasi darat, terutama berbasis jalan raya. Tak ayal, sejumlah sektor bisnis pun bakal meraup berkah. Operator jalan tol salah satunya. Astra Tol Cipali yang mengoperasikan jalan tol Cikopo-Palimanan mencatat, sejak H-10 Lebaran hingga H-4 Lebaran, sebanyak 535.000 unit kendaraan melintas jalan tol terpanjang di Pulau Jawa itu. Kepala Divisi Operasi Astra Tol Cipali Sri Mulyo memprediksi peningkatan volume lalu lintas pada Rabu (19/4) mencapai sebesar 19% dibandingkan dengan volume lalu lintas sehari sebelumnya. Jika dihitung kasar, khusus Jalan Tol Cipali saja, Astra Tol Cipali berpotensi meraup pendapatan hingga Rp144 miliar selama 16 hari mudik dan balik Lebaran dengan asumsi rata-rata lalu lintas 76.000 kendaraan per hari dan tarif golongan I Rp119.000 per kendaraan. 

Besarnya populasi pemudik dengan moda berbasis jalan juga menjadi perhatian khusus PT Pertamina (Persero). Kendati kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) tak serta merta berdampak pada pendapatan perseroan lantaran kuota Pertalite dan Solar yang sudah ditetapkan di awal tahun. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyatakan PT Pertamina berupaya menyediakan stok BBM yang cukup selama puncak arus mudik Lebaran. Selain operator jalan tol, pelaku industri telekomunikasi juga bakal menangguk berkah akibat kenaikan traffic telekomunikasi. Sebab, jika mengacu pada perkiraan Kementerian Komunikasi dan Informatika, mudik tahun ini akan membuat traffic layanan telekomunikasi melonjak 11%—36% ketimbang tahun lalu di kisaran 10%—20%. Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ismail dalam keterangan resminya menyatakan telah berkoordinasi dengan penyelenggara layanan telekomunkasi seluler untuk mengantisipasi hal tersebut. Optimisme juga diusung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Malah dia memproyeksikan perputaran ekonomi saat momen mudik dan libur Lebaran tahun ini menembus Rp240,1 triliun.

Tags :
#Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :