;

Ekspor Maret Anjlok 11,3%

Ekonomi Yuniati Turjandini 19 Apr 2023 Investor Daily (H)
Ekspor Maret Anjlok 11,3%

Nilai ekspor Indonesia bulan Maret 2023, year on year (yoy), anjlok 11,33% menjadi US$ 23,5 miliar. Ini merupakan kontraksi pertama ekspor Indonesia dalam 2,5 tahun terakhir. Kontraksi ekspor terutama dipicu anjloknya ekspor industri pegolahan sebesar 13,67%, yoy. Ekspor industri pengolahan selama Maret 2023 sebesar US$ 16,62 miliar atau 70,7% terhadap total ekspor periode tersebut.  “Meskipun secara bulanan nilai ekspor mengalami kenaikan, namun secara tahunan nilai ekspor mengalami penurunan signifikan pada Maret 2023 yaitu 11,33%, setelah terus mengalami perlambatan sejak pertengahan tahun 2022,” ujar Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Imam Machdi dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (17/20).

Kontraksi ekspor secara year on year terakhir terjadi pada Oktober 2020 sebesar 3,29%. Secara year on year, data BPS menyebutkan, nilai ekspor Maret 2022 tercatat masih tumbuh 44,02% sedangkan, Maret 2021 meningkat 31,12%. “Semantar dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekspor periode Maret memang selalu mengalami peningkatan secara month to month (mtm). Namun, pertumbuhan Maret 2023 tidak setinggi pada tahun 2022 dan 2021,” kata Imam. Pada Maret 2023, partumbuhan nilai ekspor tercatat 9,89% (mtm), jauh di bawah periode Maret 2022 yang 29,43% (mtm) dan Maret 2021 yang 20,60% (mtm). Tak hanya industri pengolahan, kontraksi nilai ekspor juga menimpa minyak dan gas/migas (4,76%); pertanian, kehutanan, dan perikanan (12,03%); serta tambang dan lainnya (4,63%). (Yetede)


Tags :
#Ekspor
Download Aplikasi Labirin :