Jerman Minati Prinsip Hijau Proyek IKN
Indonesia mengambil peluang dari kemitraan resmi penyelenggaraan Hannover Messe 2023 untuk menarik investasi dalam membangun Ibu Kota Nusantara atau IKN. Otorita IKN memperoleh antusiasme dari pengusaha berbasis Jerman, utamanya dalam penerapan prinsip-prinsip pembangunan hijau, yang mengemuka dalam konferensi mengenai IKN yang dihelat di Paviliun Indonesia di pameran industry Hannover Messe 2023, Hannover, Jerman, Selasa (18/4). Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi torita IKN Agung Wicaksono menyebutkan, pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Siemens Indonesia untuk pembangunan IKN dalam pameran Hannover Messe 2023.
”Kerja sama ini memfasilitasi pengembangan smart city, smart energy, dan smart mobility. Hari ini dan besok, tim kami meninjau teknologi yang diterapkan Siemens tersebut di Berlin, Jerman,” ujarnya. Kerja sama itu akan menghasilkan rencana induk yang ditargetkan selesai pada akhir 2023. Nantinya, rencana itu akan ditindaklanjuti dengan studi kelayakan dan kajian mengenai teknologi yang berpotensi diterapkan, termasuk dalam pemanfaatan energi baru terbarukan. Nilai investasinya akan muncul dari kajian tersebut. Selain Siemens, lanjut Agung, ada tiga perusahaan berbasis di Jerman yang tertarik berkolaborasi dalam pembangunan IKN. Salah satu perusahaan itu berasal dari sektor pengelolaan sumber daya air dan berencana menandatangani nota kesepahaman pada September mendatang. Data yang dihimpun Otorita IKN menunjukkan, ada 182 surat ketertarikan dari perusahaan-perusahaan yang berasal dari 16 negara. Mayoritas perusahaan tertarik pada sector teknologi dan energi. Pemerintah akan membangun IKN di lahan 324.332 hektar dengan prinsip pembangunan kota pintar yang hijau. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023