Membangun Sumut, Penopang Ekonomi Indonesia Barat
Sumut menjadi salah satu motor ekonomi nasional terkuat di luar Jawa. Ditopang komoditas ekspor perkebunan, industri pengolahan, dan infrastruktur yang baik, produk domestik regional bruto Sumut sebesar Rp 955,19 triliun. Namun, berbagai pekerjaan rumah masih menanti, antara lain, hilirisasi industri yang mandek, pembangunan manusia, dan pemberantasan korupsi. Sumut kini mempunyai wajah baru, yakni jaringan jalan tol yang membentang sepanjang 112,6 kilometer di Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, dan ke arah Langkat. Pembangunan jalan tol juga masih terus berlangsung sampai ke Kabupaten Batu Bara, Asahan, Simalungun, dan Pematang Siantar. Jalan tol itu menghubungkan sentra produksi perkebunan sawit dan karet dengan sejumlah kawasan industri, pelabuhan Belawan, Pelabuhan Kuala Tanjung, hingga Bandara Internasional Kualanamu.
”Ini tahun terakhir saya menjadi gubernur dan akan selesai pada 5 September 2023. Semoga semua pekerjaan bisa kami selesaikan dengan sisa waktu yang ada,” kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada Musyawarah Rencana Pembangunan Sumut 2024, di Medan, Rabu (12/4). Edy mengatakan, ekonomi Sumut bangkit dengan sangat cepat setelah sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Pada 2021, pertumbuhan ekonomi Sumut sudah positif, yakni 2,61 %, dan meningkat signifikan menjadi 4,73 % pada 2022 meski masih di bawah pertumbuhan ekonomi nasional 5,31 %. Berdasarkan data BPS Sumut, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi Sumut pada 2022 adalah komponen ekspor barang dan jasa sebesar 11,44 %. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi Sumut terjadi pada lapangan usaha transportasi dan pergudangan sebesar 12,69 %. Ekonomi Sumut masih didominasi ekspor komoditas perkebunan. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023