;

MENEBAS ARAL ALIRAN MODAL

Ekonomi Hairul Rizal 06 Apr 2023 Bisnis Indonesia (H)
MENEBAS ARAL ALIRAN MODAL

Tak cuma meredam gerak inflasi akibat digoyang faktor global dan domestik, pemerintah juga punya tugas menantang untuk mengawal konsistensi realisasi investasi yang menjadi pilar penting pertumbuhan ekonomi. Kendati sejauh ini terbilang ‘kebal krisis’, dinamika investasi tetap perlu diwaspadai. Musababnya, selain faktor global, ada berbagai peristiwa lain yang dapat mengubah peta politik dan ekonomi nasional dalam 2 tahun ke depan, salah satunya pemilihan umum. Situasi yang lazimnya melahirkan aksi wait and see di kalangan investor atau pelaku usaha. Sejumlah lembaga internasional bahkan memproyeksikan pertumbuhan investasi dalam komponen pembentuk produk domestik bruto (PDB) yakni pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sedikit lunglai pada tahun ini. Asian Development Bank (ADB) dalam Asian Development Outlook April 2023 memperkirakan PMTB Indonesia hanya tumbuh 5% pada tahun ini karena adanya aksi wait and see investor. Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan target pemerintah di kisaran 6,1%—6,3%, dan makin menjauh dari sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020—2024 sebesar 8,4%. Selain agenda politik lima tahunan, aksi wait and see investor juga dipicu ketidakpastian ekonomi dunia yang belakangan tak hanya dirundung impak perang Rusia-Ukraina, juga gejolak industri perbankan Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Ekspektasi dari sejumlah lembaga itu tentu menjadi kewaspadaan bagi pemangku kebijakan. Terlebih, 2023 adalah warsa krusial untuk mengeksekusi program RPJMN. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa, dalam Rapat Evaluasi RPJMN 2020—2024 di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (5/4), mengatakan pertumbuhan investasi berada dalam tren stagnasi.

Tags :
#Modal
Download Aplikasi Labirin :