Kebijakan yang Sinergis Redam Momok Inflasi
Perekonomian domestik diyakini tumbuh solid dan sehat, jauh dari ancaman krisis berkat kebijakan ekonomi yang sinergis dari pemerintah dan regulator dalam merespons tantangan makroekonomi global yang saat ini sangat dinamis. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Lippo Group, John Riady dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (02/04). Menurut John Riady, gejolak sector perbankan di AS dan Eropa bagaimanapun tidak lepas dari kondisi global saat ini, terutama inflasi tinggi yang menekan negara-negara maju. Alhasil, bank sentral pun mengerek suku bunga untuk memerangi inflasi tersebut.
“Saya katakan, saat ini secara riil perkonomian nasional sangat sehat. Kita harus mengapresiasi kinerja tim ekonomi baik Menkeu, Gubernur BI, serta pimpinan lembaga lainnya yang mampu bersinergi,” ungkap John. Walau demikian, kata John, alarm kewaspadaan harus tetap dinyalakan. Apalagi, saat ini masyarakat dunia memang benar-benar khawatir terhadap imbas inflasi tersebut. “Nah, saat ini gejolak harga juga berhasil diredam oleh berbagai kebijakan pemerintah. Ini sangat bagus,” kata John. John Riady mempercayai bauran kebijakan yang diterapkan Kemenkeu hingga langkah BI dalam stabilisasi moneter masih efektif menjaga tingkatinflasi, sehingga Indonesia sukses menjaga tingkat inflasi 3%. ( Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023