Ekspor Konsentrat Freeport Berhenti Sejak 19 Maret
JAKARTA, ID-Ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia berhenti sejak 19 Maret lalu. Hal ini seiring berakhirnya izin ekspor yang berlaku selama satu tahun dengan periode mulai Maret 2022.. Saat ini, pemerintah masih mengevaluasi permohonan perpanjangan izin ekspor yang diajukan Freeport. "Permohonan perpanjangan rekomondasi izin ekspor masih diproses Kementerian ESDM," kata Vice President Corporate Communications Freeport Indonesia Katri Krisnati kepada Investor Daily di Jakarta, Kamis (23/3). Adapun produksi konsentrat Freeport mencapai 3 juta ton setahun. Dari jumlah tersebut sebanyak 40% terserap didalam negeri yakni ke PT Smelting di Gresik, Jawa Timur. Sedangkan sekitar 60% lainnya diekspor dengan rincian 15% ke Jepang, 9% ke Tiongkok, 7% ke Korea Selatan, 6%ke Taiwan, 6% ke India, 6% ke Malaysia, Filipina 2%, dan Bulgaria 2%. Sisanya sekitar 7% ke berbagai negara. Tidak ada ekspor konsentrat tembaga ke Amerika Serikat. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023