Dua Minggu Turbulensi Perbankan
Tiga bank Regional di AS ambruk dan UBS akhirnya setuju membeli rivalnya, Credit Suisse untuk menghindari krisis yang lebih luas menjadi penanda turbulensi perbankan selama dua minggu terakhir. Gejolak dimulai 8 Maret 2023, ketika Silvergate Bank, favorit diantara komunitas kripto mengumumkan likuidasi diri, karena beberapa kasus kripto, terutama ambruknya platform bursa FTX, yang mengakibatkan gelombang penarikan besar-besaran.
Pada 10 Maret 2023, raksasa perbankan kripto ini mengumumkan tutup. Pada malam yang sama Maret 2023, Silico Valey Bank (SVB) mengumumkan terjadi penarikan dana besar-besaran. SVB merugi US$ 1.8 Miliar penjualan portofolio obligasi yang nilainya turun akibat kenaikan suku bunga di AS. Sejauh ini, regulator belum dapat menemukan pembeli untuk SVB dan sekarang sedang mempertimbangkan untuk membubarkan bank tersebut.
First Republik Bank, anjlok valuasi sahamnya pada 9 Maret 2023 dan harga sahamnya terus jatuh sepekan berikutnya. Pada 15 MAret saham Credit Suisse, bank terbesar ke 2 di AS yang dianggap sebagai mata rantai terlemah di sector perbankan Swiss, terjun bebas. Setelah pulih pada 16 Maret 2023, saham Credit Suisse ditutup turun 8% di hari berikutnya. UBS pada Minggu (19/03) menyatakan akan membeli Credit Suisse seharga US$ 3,25 miliar dengan harapan dapat menghentikan krisis perbankan internasional yang lebih luas. Pengambil alihan ini akan menciptakan raksasa perbankan luar biasa dalam sejarah Swiss. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023