ANGKUTAN LEBARAN : PEMERINTAH ATUR PERGERAKAN MUDIK
Pemerintah bakal mengatur pergerakan masyarakat selama masa mudik dan balik Lebaran 2023 yang diproyeksikan mencapai 123,8 juta orang atau naik 44,7% daripada Lebaran tahun lalu. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa pengaturan diperlukan karena mayoritas masyarakat yang bepergian memilih moda transportasi darat. Hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub mencatat masyarakat yang bepergian memilih mobil pribadi sebanyak 22,07% atau 27,32 juta orang, sepeda motor 20,3% atau 25,13 juta orang, bus 18,39% atau 22,77 juta orang, dan kereta api 11,69% atau 14,47 juta orang. “Pengaturan ini perlu agar tidak terjadi kepadatan saat masa puncak arus mudik. Masyarakat misalnya bisa berangkat jauh-jauh hari seperi H-10, atau setelah Lebaran, atau keliling dalam kota saja,” katanya dalam kunjungan ke Kantor Gerbang Tol Cikampek Utama KM 70B Karawang, Minggu (19/3). Dalam konperensi pers yang disiarkan langsung Instagram Kemenhub, hadir pula Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk. Subakti Syukur hingga Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen (Pol) Firman Santyabudi. Menhub juga mengimbau pemudik bisa mengatur waktu keberangkatannya selama masa mudik Lebaran 2023.
Sebaiknya, keberangkatan yang mendekati hari H Lebaran dihindari untuk mencegah penumpukan volume kendaraan maupun penumpang. Hal itu perlu dilakukan guna mencegah terjadinya kepadatan baik di ruas-ruas jalan maupun titik-titik seperti pelabuhan, bandara, dan lainnya. Menhub juga mengimbau masyarakat tidak melakukan mudik dengan menggunakan sepeda motor. Alasannya, potensi kenaikan jumlah pemudik sepeda motor juga akan berimbas pada naiknya risiko kecelakaan yang melibatkan pemudik bersepeda motor. Oleh karena itu, Budi Karya menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan oleh Kemenhub. Dalam kunjungan itu, Budi Karya mengapresiasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) dalam mempersiapkan jalan tol menjelang masa angkutan Lebaran 2023. Menurutnya, pelebaran jalan pada ruas tol Jakarta-Cikampek dari tiga lajut menjadi empat lajur akan makin memperlancar arus kendaraan selama masa mudik Lebaran 2023. Upaya tersebut juga memungkinkan manajemen sistem lalu lintas, seperti contra flow, yang lebih efisien dan optimal.
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023