Gerak Cepat Merangkul Investor IKN
Sehari setelah pertemuan dengan PM Singapura Lee Hsien Loong, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tabalong, Kalsel, pada Jumat (17/3). Dalam kesempatan itu, Presiden menyatakan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim bukan semata soal memindahkan ibu kota negara secara fisik. Namun, juga membangun cara kerja baru dan mengubah pola pikir agar Indonesia kompetitif dengan negara lainnya. Saat bertemu Presiden Jokowi pada Kamis (16/3) di Singapura, PM Lee Hsien Loong, menyatakan mendukung visi Presiden Jokowi terhadap IKN sebagai kota cerdas dan hijau. Selain itu, juga ada ketertarikan dari sektor swasta di Singapura terhadap proyek IKN (Kompas, 17/3). Minat para calon investor, khususnya dari Singapura, untuk ikut membangun IKN ini segera ditindaklanjuti Otorita IKN.
Dari 167 perusahaan yang menyampaikan minat (letter of intent/LoI), sekitar 20 perusahaan merupakan calon investor hasil pertemuan Presiden Jokowi dengan PM Lee. Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono, Jumat (17/3), mengatakan, separuh dari 167 perusahaan itu adalah perusahaan Indonesia. Lainnya adalah asing, dan salah satu yang paling banyak berasal dari Singapura. Agung menyatakan, selain hasil lobi Presiden Jokowi, Otorita IKN juga terus berkomunikasi dengan para calon investor dari beberapa negara. Kemarin, misalnya, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono bertemu Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korsel Won Hee-ryong serta pelaku usaha. Saat bertemu Bambang, Menteri Won menyatakan, pemerintahnya bersedia mendukung pembangunan IKN untuk menjadi kota cerdas. Korsel juga bersedia berkolaborasi dengan Otorita IKN mewujudkan IKN sebagai kota cerdas dan berteknologi canggih. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023