Jokowi: Impor Pakaian Bekas Sudah Sangat Mengganggu
JAKARTA, ID – Lebih dari sepekan menjadi pemberitaan media massa, Presiden Joko Widodo akhirnya angkat bicara. Ditegaskan, impor pakaian bekas harus dihentikan karena aktivitas tersebut sudah sangat mengganggu perkembangan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di dalam negeri yang sedang mengalami kontraksi akibat anjloknya permintaan global. Ia memerintahkan kementerian dan lembaga (L/K) terkait untuk menelusuri faktor penyebab impor pakaian bekas, asal-usul negara pengekspor, dan segera mengambil langkah penanggulangan. “Yang namanya impor pakaian bekas, stop,”ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) usai meresmikan pembukaan Business Matching Produk Dalam Negeri di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (15/03/2023). Turut hadir mendampingi Presiden di antanya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Oleh karena itu, kata Presiden, dirinya telah memerintahkan semua aparat, kementerian, dan lembaga terkait untuk menyelidiki aktivitas impor pakaian bekas tersebut. “Sudah saya perintahkan untuk cari betul
dan sehari-dua hari ini sudah banyak yang ketemu. Itu mengganggu industri tekstil di dalam negeri, sangat mengganggu,” tandas Jokowi. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023