Bitcoin Laris Manis di Kala Investor Saham Menangis
Harga bitcoin menguat di saat harga
stablecoin
USD Coin (USDC) longsor setelah kejatuhan Silicon Valley Bank (SVB). Harga bitcoin pada Selasa (14/3) pukul 19.59 WIB, naik 8,14% menjadi US$ 26.183,10 per BTC.
Kenaikan harga bitcoin ini tergolong cepat. Jumat (10/3) lalu, per pukul 11.00 WIB, nilai tukar bitcoin masih berada di US$ 19.624,30 per btc. Jadi, dalam waktu sekitar empat hari, harga bitcoin sudah melesat sekitar 33,42%.
Sebelumnya muncul keriuhan lantaran Circle, perusahaan di balik USDC, mengungkapkan beberapa cadangan dana koin disimpan di SVB. Meski begitu harga USDC saat ini masih stabil di US$ 0,99.
Co-founder
CryptoWatch dan Pengelola Channel Duit Pintar, Christopher Tahir mengatakan, kenaikan harga bitcoin tidak terkait kebangkrutan SVB. "Namun, memang ada perkiraan investor jadi membeli bitcoin di tengah hancurnya sistem perbankan di Amerika Serikat (AS)," ujar dia.
CEO Triv Gabriel Rey menyarankan, investor harus berhati-hati sebelum memutuskan membeli atau melepas bitcoin saat ini. "Sebab, kondisi makro seperti kenaikan suku bunga, ancaman resesi, dan
inverted yield
masih terjadi di Amerika Serikat (AS)," ujar dia, Selasa (14/3).
Tags :
#Crypto CurrencyPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023