Ambisius, Target Investasi Naik di Tahun Politik
Meski masih akan dibayangi ketidakpastian global yang diiringi meningkatnya tensi politik di dalam negeri, pemerintah tampak optimistis dengan realisasi investasi tahun depan. Bahkan, investasi diyakini menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi 2024 yang ditargetkan sebesar 5,3% hingga 5,7%, selain konsumsi rumah tangga.
Pada 2024 pemerintah menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 1.650 triliun. Angka tersebut meningkat 17,85% dibandingkan dengan target investasi tahun ini yang dipatok Rp 1.400 triliun.
Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Yuliot Tanjanjung mengatakan, target tersebut sejalan dengan optimisme pemerintah untuk meraih pertumbuhan ekonomi tahun 2023 di atas 5%.
"Sektor investasi masih belum bergeser dari 24 sektor usaha yang dilaporkan Menteri Investasi (Bahlil Lahadalia). Investasi prioritas ada di IKN, hilirisasi, infrastruktur dan lain-lain," tambahnya.
Akhir Januari lalu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah telah memiliki peta jalan (
roadmap
) hilirisasi. Terdapat 21 komoditas yang terbagi menjadi delapan, dalam
roadmap
tersebut.
Sebanyak 21 komoditas yang dimaksud, di antaranya batubara, nikel, timah, tembaga, bauksit, besi baja, emas perak, aspal, minyak bumi, hingga perikanan. Pemerintah memperkirakan, potensi nilai investasi dari hilirisasi 21 komoditas itu bisa mencapai US$ 545,3 miliar hingga tahun 2040.
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai target investasi tersebut ambisius. Terlebih lagi tahun depan bertepatan dengan pemilihan umum (pemilu) yang membuat investor
wait and see. Oleh karena itu lanjut Bhima, target tersebut perlu dikaji, bahkan diturunkan.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023