;

PROSPEK CERAH EKONOMI RIIL

Ekonomi Hairul Rizal 10 Mar 2023 Bisnis Indonesia (H)
PROSPEK CERAH EKONOMI RIIL

Perbaikan daya beli masyarakat serta tingkat inflasi yang relatif terkendali, ditambah datangnya momentum Ramadan dan Idulfitri digadang-gadang mengerek prospek ekonomi riil pada tahun ini. Apalagi, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI), ekspektasi penjualan maupun ekspektasi harga meningkat. Tak hanya pada April 2023, indeks ekspektasi tersebut juga terpantau menanjak pada pengujung paruh pertama tahun ini, seiring dengan datangnya musim liburan. Sejalan dengan itu, ekspektasi inflasi pun terpantau lebih tinggi, yang merefleksikan bahwa konsumsi bergerak cukup agresif dan berpeluang mendorong laju pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Memang, pemerintah masih berjibaku untuk menurunkan tingkat inflasi indeks harga konsumen (IHK) di dalam kisaran 3%. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan optimisme konsumen yang stabil di zona ekspansif menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk melanjutkan perbaikan ekonomi pada tahun ini. Menurutnya, hal ini juga bisa dijadikan pijakan oleh pelaku usaha untuk melakukan ekspansi. Apalagi, simpanan korporasi dan rumah tangga yang masih mengendap di perbankan cukup besar. "Ini perlu dioptimalkan untuk ekspansi dan belanja pada 2023 untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,3%," kata Airlangga, Kamis (9/3). Ekspektasi kenaikan harga jual serta penjualan riil memang patut segera dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk melakukan ekspansi, karena melahirkan potensi keuntungan yang cukup besar. Direktur Departemen Komunikasi BI Fadjar Majardi, mengatakan dari sisi harga, responden memperkirakan tekanan inflasi pada April 2023 meningkat, sementara pada Juli 2023 kembali menurun. Hal ini disebabkan oleh banyaknya momentum perayaan hari besar keagamaan nasional yang akan memacu permintaan.

Tags :
#Ekonomi
Download Aplikasi Labirin :