Impor Kereta Sebatas Solusi Sementara
JAKARTA-Impor kereta bekas dari Jepang belakangan digaungkan sebagai solusi guna menggantikan sejumlah kereta rel listrik atau KRL PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang bakal dipensiunkan tahun ini. Musababnya, PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA diperkirakan baru bisa memenuhi kebutuhan kereta produksi dalam negeri dua tahun lagi, yakni pada 2025. Kendati menjadi solusi cepat dan murah atas kurangnya armada KRL, menggunaka kereta bekas dari Jepang bukan berarti tanpa cela. Pengajar Teknil Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno, mengatakan ada beberapa kekurangan dari menggunakan kereta impor bekas, antara lain jenis dan spesifikasi kereta yang bermacam-macam alias tak berstandar. Akibatnya, fasilitas keamanan di stasiun pun tidak bisa dibuat standar. Akibatnya, fasilitas keamanan di stasiun pun tidak bisa dibuat standar. Misalnya kalau mau dipagari (peronnya) seperti MRT atau LRT, itu tidak bisa," ujar Djoko kepada Tempo, kemarin. (Yetede)
Tags :
#TransportasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023