PEREKONOMIAN DAERAH : MEMOMPA INVESTASI SUMBAR & RIAU
Kendati realisasi investasi di Provinsi Riau dan Sumatra Barat mampu menunjukkan performa yang cukup apik dalam 5 tahun terakhir, pembenahan dan kemudahan perizinan perlu diupayakan menyusul peningkatan penanaman modal yang masih moderat.
Sepanjang tahun lalu, realisasi investasi Provinsi Riau mencapai Rp82,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan 2021 yang hanya Rp53,05 triliun. Capaian itu menempatkan Riau di peringkat pertama dalam capaian investasi di Pulau Sumatra.Capaian optimal wilayah ini sepanjang tahun lalu didominasi oleh sektor industri pulp dan kertas, menyusul adanya pembangunan pabrik baru yang nilainya mencapai Rp33,4 triliun atau sekitar 40,48% dari total investasi 2022. Tak ayal, performa positif itu memeroleh apresiasi dari Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Riau Wijatmoko Rah Trisno.
“Oleh karena itu, kami terus mendorong agar pada 2023 dan ke depannya, menaruh harapan kepada Pemprov Riau untuk menyelesaikan Rencana Tata Ruang dan Wilayah [RTRW], yang memang hingga kini masih belum selesai,” katanya, Rabu (1/3). Trisno mengungkapkan bahwa selama ini pelaku usaha yang akan menanamkan modal ke Riau mengalami kendala, salah satunya karena RTRW provinsi yang belum tuntas.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov Riau) dan pemerintah kabupaten/kota di wilayah ini sudah melakukan program insentif ataupun keringanan pajak investasi sesuai dengan arahan pemerintah pusat.
Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Elly Wardhani mengakui pada tahun ini ada 10 rencana Program Pembentukan (Propem) Perda yang bakal dijadikan produk hukum pada 2023.Rancangan tersebut telah disepakati untuk dibahas oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau. Dari 10 rancangan beleid itu, 5 diantaranya inisiatif Pemprov Riau, sedangkan 5 lainnya merupakan inisiatif DPRD.
Gubernur Riau Syamsuar juga telah menegaskan bahwa perlu adanya dukungan semua pihak agar situasi daerah itu tetap aman dan kondusif, sehingga iklim investasi di wilayah ini tetap menarik bagi para pengusaha.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023