Hilirisasi Industri Tambang Searp Investasi Rp359 Triliun
JAKARTA, ID - Program hilirisasi industri tambang yang digagas pemerintah telah mendatangkan investasi sebesar Rp 359 triliun untuk pembangunan 48 smelter di sejumlah wilayah di Indonesia. Investasi tersebut berupa pembangunan 36 smelter nikel, 6 smelter besi baja, 2 smelter tembaga, dan 4 smelter alumunium. Selain memberikan nilai tambah tinggi terhadap produk pertambangan, investasi yang masuk juga menyerap 109.142 tenaga kerja. “Dari 48 smelter yang telah beroperasi tersebut, untuk smelter nikel memiliki kapasitas produksi rata-rata 262,56 ribu ton per tahun. Kapasitas smelter besi baja sekitar 1,6 juta ton per tahun, untuk smelter tembaga 150 ribu ton per tahun, dan 544,56 ribu ton per tahun untuk smelter alumunium,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di Jakarta, Selasa (14/02/2023). Dia memaparkan lebih lanjut, rata-rata investasi di proyek smelter nikel mencapai Rp 5,55 triliun dengan serapan tenaga kerja 2.337 orang per smelter. (Yetede)
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023