Resiliensi Ekonomi Indonesia Menghadapi Resesi
Indonesia dinilai masih cukup tangguh di tengah gelombang ketidakpastian dunia yang mengarah pada resesi global. Kristalina Georgieva, Direktur Pelaksana IMF menyebutkan, Indonesia adalah secercah harapan dalam kesuraman ekonomi global, terbukti dari kinerja positif sejumlah indikator ekonomi Indonesia di tahun 2022. Pertama, pertumbuhan ekonomi. Setelah mengalami resesi akibat pandemi, Indonesia pulih dengan mencatat pertumbuhan positif. Bahkan, trennya meningkat di tahun 2022. Terbaru, ekonomi Indonesia tumbuh 5,72 % pada triwulan III-2022 (secara tahunan). Tertinggi dalam satu dekade terakhir. Bukan juga pertumbuhan yang semu karena dasar pertumbuhan tahun lalu pun cukup tinggi. Artinya, benar-benar terjadi akselerasi ekonomi.
Kedua, Indonesia konsisten mencatatkan surplus neraca perdagangan sepanjang 2022 senilai 54,4 miliar USD. Juga peningkatan realisasi investasi Indonesia. Modal sebesar Rp 1.207,2 triliun ditanamkan di Indonesia sepanjang tahun 2022, dari dalam maupun luar negeri. Tren yang konsisten meningkat mengindikasikan bahwa kepercayaan investor pada Indonesia juga meningkat. Struktur ekonomi nasional pun menunjukkan penguatan investasi. Komponen pembentukan modal tetap domestik bruto (PMTB) dalam struktur PDB tumbuh 4,96 % pada triwulan III-2022, meningkat dari dua triwulan sebelumnya. Pertumbuhan yang cukup kuat pada 2022 mengonfirmasi perekonomian Indonesia jauh dari resesi. Berdasar laporan Bloomberg pertengahan tahun 2022, Indonesia berada di urutan ke-14 di antara 15 negara Asia yang berpotensi mengalami resesi dengan probabilitas 3 %. Dengan pencapaian itu, sejumlah lembaga internasional optimistis ekonomi Indonesia akan tetap tumbuh di tahun ini. BI memprediksi ekonomi nasional tumbuh 4,9 %. (Yoga)
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023