AS Lolos Resesi, IHSG Bakal Tembus 7.000
JAKARTA, ID - Pasar saham Indonesia, Jumat (27/1/2023), bergairah, seiring lolosnya Amerika Serikat (AS) dari resesi dan solidnya laporan keuangan emiten berkapitalisasi pasar besar (big cap). Sejalan dengan itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi mampu menembus 7.000 pada pekan depan. Kemarin, IHSG naik 0,5% ke level 6.898, tertinggi sepanjang Januari 2023, sedangkan indeks LQ45 naik 0,8% ke level 949. Nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 11,8 triliun. Kuartal IV-2022, ekonomi AS tumbuh 2,9%, melampaui estimasi analis, sedangkan sepanjang tahun mencapai 2,1%. Hal ini diprediksi membuat The Federal Reserve (The Fed), bank sentral AS, hanya menaikkan suku bunga acuan Federal Funds Rate (FFR) sebesar 25 basis points (bps) pada Februari 2023, lebih rendah dibandingkan kenaikan Desember sebesar 50 bps. Saat ini, FFR mencapai 4,25-4,5%. (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023