Melesat 52% Investasi Saktor Manufaktur Capai Rp497 Triliun
JAKARTA, ID - Minat investor untuk menanamkan modal di Indonesia masih meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global, terutama pada industri pengolahan. Investasi di industri manufaktur tercatat menembus Rp 497,7 triliun pada 2022, melesat 52% dibanding tahun sebelumnya. Investasi tersebut banyak masuk ke industri logam, makanan dan minuman, kimia, serta farmasi. "Sektor industri masih menjadi penyumbang penanaman modal terbesar dibandingkan sektor lainnya. Ini merupakan sinyal penting bahwa level kepercayaan terhadap Indonesia masih tinggi. Investor masih melihat Indonesia is good for business and investment,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (25/1/2023). Agus menyampaikan, pemerintah juga terus proaktif untuk menarik minat para investor nasional dan global agar menanamkan modalnya di Indonesia. Pemerintah berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi para pelaku usaha dengan menjaga stabilitas ekonomi dan politik yang baik di dalam negeri. Kenaikan investasi ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah masih on the right track. (Yetede)
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023