Nikmati Magnet Wisata Baru di Teluk Kendari
Selasa (24/1) di Lapulu, Kecamatan Abeli, Kendari, Yusmin (30) dan Uci (27) asyik menikmati pemandangan. Mereka berfoto dengan berbagai latar dan pemandangan yang baru tuntas dibangun satu bulan terakhir. Tak terbayang di benak kedua ibu rumah tangga ini, salah satu sisi Teluk Kendari bisa menjelma seperti sekarang. Uci berkata, ”Dulu kumuh, kotor di sini. Makanya tidak pernah lagi ke sini.” Keduanya menyempatkan datang ke kawasan yang saban sore ramai dikunjungi warga ini. Mereka tahu dari unggahan rekan di media sosial. Kawasan ini adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pappalimba Puday-Lapulu yang baru tuntas dibangun pada akhir Desember 2022 dengan luas 15 hektar dengan berbagai fasilitas untuk berkegiatan. Melintasi Teluk Kendari, di bagian depan adalah kawasan Kota Lama, yang membentang dan berbukit. Jembatan Teluk Kendari yang menjadi ikon baru Kendari membentang di sisi kanan. Pemandangan ibu kota Sultra dan aktivitasnya pun tersaji di depan mata. Suasana RTH ini semakin ramai menjelang petang. Warga datang bersama keluarga, teman, atau pasangan. Ada yang datang ingin menikmati kawasan baru ini, berolahraga, atau sekadar ingin berfoto.
Bowo (45), duduk di tangga untuk turun ke laut. Sang anak, Bayu (3), bermain di tangga yang tertutup air laut. ”Kalau ingat dulu, itu seperti langit dan bumi. Kotor dan bau. Apalagi kalau air pasang, sampah di mana-mana,” ucap Bowo. Selama puluhan tahun, rumah dan lingkungannya dulu merupakan kawasan kumuh. Hingga kawasan ini ditata oleh pemerintah. Tepian laut diuruk untuk dijadikan kawasan baru. Lingkungan Lapulu bagaikan disulap menjadi indah seperti saat ini. Berjarak lebih dari 1 kilometer dari kawasan ini, RTH Talia telah lebih dulu terbangun. Kawasan di Jembatan Kuning yang dulu juga terkenal kumuh ini pun perlahan bersolek. Ruang terbuka terbangun dan tepian teluk ditata. Tak hanya itu, di kawasan sisi teluk lainnya, tepatnya di daerah Tipulu dan sekitar Kota Lama, tepian teluk juga mulai direvitalisasi. Anjungan baru dibangun dengan sejumlah fasilitas, mulai dari fasilitas bermain hingga kincir. Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengungkapkan, konsep penataan Kendari adalah memanfaatkan potensi teluk yang sangat berharga dan berbeda dari wilayah lain di Indonesia. Teluk harus dijadikan ruang bersama yang bermanfaat secara ekonomis, ekologis, dan wisata. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023