Dorong Pengembangan PLTS Atap di Luar Jawa
Pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap selama ini belum optimal, salah satunya karena ada kekhawatiran terjadi produksi ganda mengingat PLN saat ini sedang mengalami kelebihan pasokan listrik di Jawa. Solusi yang dapat diambil ialah dengan memacu pengembangan PLTS atap di luar Jawa. Pakar energi dari Pusat Studi Energi (PSE) UGM sekaligus Guru Besar Bidang Teknik Mesin Fakultas Teknik UGM Deendarlianto saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (12/1) mengatakan, kelebihan pasokan (oversupply) PLN terjadi di Jawa. Karena itu, pengembangan PLTS atap bisa lebih dioptimalkan di luar Jawa.
”Di Jawa memang oversupply, tetapi itu bukan alasan untuk tidak terus mengembangkan PLTS. Di Indonesia, masih ada beberapa daerah yang tak dilalui grid (jaringan) PLN. PLTS bisa mulai diinjeksikan di daerah yang tingkat biaya pokok produksi (BPP)-nya tinggi, seperti di wilayah terluar,” tutur Deendarlianto. Dengan fokus memasang PLTS di daerah-daerah tersebut, pelanggan tidak terlalu terbebani. Begitu juga dengan PLN. Di sisi lain, capaian penggunaan energi terbarukan diharapkan bakal terus meningkat yang juga akan berpengaruh pada peningkatan rasio energi terbarukan terhadap total energy nasional. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023