G7 Berkomitmen US$ 20 Miliar untuk Sapih Indonesia dari Batu Bara
NUSA DUA, ID – Negara-negara kaya yang tergabung dalam G7 berkomitmen untuk mendanai hingga US$ 20 miliar atau sekitar Rp 311,28 triliun guna mempercepat pelaksanaan transisi energi di Indonesia, termasuk pengakhiran pemakaian batu bara. Ini dilakukan untuk mencapai netralitas karbon (net zero emissions/NZE) pada 2050 atau satu dekade lebih cepat dari yang direncanakan semula. Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan rencan itu dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua, Bali, Selasa (15/11/2022). Ia menjelaskan, komitmen pendanaan super jumbo itu dalam rangka mendukung pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan mendukung percepatan transisi energi melalui penghentian pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara. “Secara bersama kami memobilisasi US$ 20 miliar dalam pengembangan EBT dan mendukung transisi energi untuk menjauhi batu bara. Kami berharap memobilisasi dana ini juga bisa membantu para pekerja yang paling terpengaruh. oleh transisi dari batu bara,” kata Biden pada peluncuran Kemitraan untuk Investasi dan Infrastruktur Global atau Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII) G20 di Bali, Selasa (15/11/2022). (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023