Efek Merger, Laba Bersih ISAT Turun 36,4%
Emiten telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencetak kinerja negatif pada kuartal III-2022.Laba bersih ISAT hanya sebesar Rp 3,69 triliun, turun 36,4% secara tahunan dari Rp 5,8 triliun di kuartal III-2021.
Penurunan laba bersih dipicu membengkaknya beban operasional, beban depresiasi dan amortisasi. Selain itu, biaya finansial juga melonjak, sebagai dampak dari merger ISAT dan PT Hutchison 3 Indonesia.
Meski laba bersih terpapar efek merger ISAT dan Hutchison 3, aksi korporasi ini berhasil mendorong pertumbuhan jumlah pelanggan ISAT sebesar 58,3% menjadi 98,6 juta di kuartal III-2022.
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
25 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023