;

Lebih Murah dengan Energi Terbarukan

26 Oct 2022 Tempo
Lebih Murah dengan Energi Terbarukan

International Renewable Energy Agency (IRENA) mengungkapkan bahwa pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di dalam negeri dapat menghemat biaya US$ 400-600 miliar. “Indonesia memiliki posisi unik dalam mengembangkan sistem energi berkelanjutan karena diberkahi dengan sumber daya energi terbarukan yang melimpah,” ucap Dirjen IRENA, Fransisco La Camera, dalam keterangan resminya, Jumat, 21 Oktober lalu. Berdasarkan laporan bertajuk Indonesia Energy Transition Outlook, Fransisco mengatakan, sampai 2050 nanti, Indonesia perlu menggelontorkan dana US$ 10,7 triliun untuk penerapan transisi energi. Jumlah itu diperkirakan bisa lebih rendah, menjadi US$ 10,1-10,3 triliun, jika pemerintah mengikuti skenario berdasarkan Paris Agreement.

Dalam laporan tersebut, mayoritas biaya dalam pelaksanaan transisi energi tersebut akan digunakan untuk biaya bahan bakar dan listrik yang digunakan di sektor hilir. Nilainya mencapai US$ 7 triliun sampai 2050 mendatang. Angka ini setara 69 % total biaya yang dibutuhkan dalam penerapan transisi energi. IRENA memberikan sejumlah rekomendasi bagi Indonesia. Program Officer IRENA, Nicolas Wagner, mengatakan, kalkulasi biaya yang kompleks dari energi terbarukan sangat bergantung pada setiap sistem yang spesifik, seperti sumber daya lokal, cakupan sinar matahari atau angin, dan pangsa pasar energi terbarukan. “Kami telah menganalisis sistem kelistrikan di Indonesia dengan sangat detail dan menemukan bahwa sistem kelistrikan dengan bauran energi terbarukan yang besar akan lebih murah dibandingkan dengan sistem kelistrikan sekarang yang mayoritasnya berasal dari energi fosil. (Yoga)


Tags :
#
Download Aplikasi Labirin :