;

Napas Baru Proyek Pelabuhan Kalibaru

13 Oct 2022 Bisnis Indonesia
Napas Baru Proyek Pelabuhan Kalibaru

Mobilisasi alat berat di area Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara bakal meningkat dalam waktu dekat. Lalu lalang pekerja proyek di kawasan pelabuhan tersibuk Indonesia itu juga bakal kian masif setelah PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memutuskan melanjutkan lagi proyek Terminal Peti Kemas Kalibaru atau New Priok. Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Arif Suhartono menyatakan Pelindo segera menggeber proyek Terminal Kalibaru seiring dengan makin dekatnya rencana pergantian status pandemi Covid-19 menjadi endemi. Proyek Terminal Peti Kemas Kalibaru atau New Priok Container Terminal One (NPCT1) merupakan bagian dari pengembangan Pelabuhan Tanjung Priok. Saat ini, NPCT1 yang beroperasi sejak September 2016 sudah menangani 1 juta TEUs per tahun dari kapasitas terpasang 1,5 juta TEUs. Proyek Kalibaru tahap berikutnya meliputi pembangunan area reklamasi dan breakwater seluas total 178 hektare untuk New Priok Container Terminal Two (NPCT2), NPCT3 serta area Terminal Produk 1 dan Terminal Produk 2. Arif menyatakan semestinya Terminal Kalibaru sudah rampung pada 2020 karena arus barang melalui Pelabuhan Tanjung Priok yang sudah melebihi 70%. 

 Untuk kemudahan akses operasional Terminal Kalibaru, Pelindo yang merupakan hasil merger empat BUMN pelabuhan juga akan mengembangkan New Priok Eastern Access (NPEA) semacam jalan tol di atas laut sepanjang 7,6 kilometer sebagai akses masuk melalui pintu timur Tanjung Priok. Rencananya, akses NPEA akan tersambung dengan Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan kawasan industri di Bekasi dan Karawang yang diresmikan Presiden Joko Widodo belum lama ini. Sementara itu, Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) Carmelita Hartoto menyambut baik rencana Pelindo menggeber lagi proyek Terminal Kalibaru di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Apalagi, dia menyatakan pengoperasian Jalan Tol Cibitung--Cilincing, akan memicu produktivitas jasa kepelabuhanan. “Sudah barang tentu adanya Terminal Kalibaru dan Tol Cilincing--Cibitung akan memicu produktivitas, dan diharapkan bisa mendorong efektivitas dan efisiensi kepelabuhanan,” katanya.


Download Aplikasi Labirin :