Bisnis APLN Ditopang Hunian dan Hotel
Rugi PT Podomoro Land Tbk (APLN) membengkak menjadi Rp 650,35 miliar di akhir tahun 2021. Akhir 2020, kerugian APLN masih sebesar Rp 136,79 miliar. Sekretaris APLN Justini Omas menjelaskan, perusahaan membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp 3,11 triliun dan pendapatan berulang (recurring income) senilai Rp1,14 triliun di akhir 2021. Hal tersebut menyebabkan pendapatan APLN turun meskipun kinerja di lini bisnis lain melesat. Misalnya, penjualan rumah tinggal melesat 356%, penjualan rukan naik 875%, dan pendapatan hotel bertambah 104%. Termasuk marketing sales dari produk perumahan, dan pendapatan berulang dari mal dan hotel.
Tags :
#PortofolioPostingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023