;
Tags

Perusahaan

( 1089 )

Geliat Produksi Kue Kering Di Kampung Nastar

KT3 22 Mar 2025 Kompas

Sejumlah pekerja terlihat sedang merampungkan pembuatan kue nastar di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, Jumat (21/3/2025). Karena banyaknya usaha sejenis, daerah ini disebut sebagai kampung nastar. Usaha kue rumahan dengan 25 pekerja tersebut dalam sehari bisa memproduksi 50 kilogram nastar dan kue kering. Nastar dan kue kering dijual Rp 65.000 per stoples. (Yoga)

Aksi Solidaritas Buruh Jateng Menuntut THR bagi Pekerja Sritex

KT3 22 Mar 2025 Kompas

Puluhan pekerja di Jateng menggelar aksi solidaritas di depan rumah Direktur PT Sri Rejeki Isman, Iwan Kurniawan Lukminto, di Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jateng, Jumat (21/3). Mereka menuntut Sritex segera membayarkan THR dan pesangon kepada ribuan pekerja Sritex yang terdampak PHK. Peserta aksi dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jateng dan Partai Buruh itu datang dari sejumlah daerah di Jateng, seperti Semarang, Kendal, Jepara, dan Wonogiri. Mereka tiba di Kota Surakarta pada Jumat siang.

Ketua KSPI Jateng Aulia Hakim mengatakan, pihaknya membawa dua tuntutan untuk pemilik Sritex. Pertama, diminta membayar THR para buruh Sritex yang telah dilakukan PHK paling lambat H-7 Lebaran. ”Kedua, membayar pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak 15 %, uang penggantian cuti, dan hak-hak buruh lainnya, seperti uang koperasi paling lambat H-7 Lebaran,” kata Aulia. Aulia menyadari, pembayaran THR dan pesangon menjadi kewajiban kurator. Namun, kewajiban itu baru bisa dipenuhi kurator setelah aset-aset milik Sritex terjual. (Yoga)

Aksi Solidaritas Buruh Jateng Menuntut THR bagi Pekerja Sritex

KT3 22 Mar 2025 Kompas

Puluhan pekerja di Jateng menggelar aksi solidaritas di depan rumah Direktur PT Sri Rejeki Isman, Iwan Kurniawan Lukminto, di Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jateng, Jumat (21/3). Mereka menuntut Sritex segera membayarkan THR dan pesangon kepada ribuan pekerja Sritex yang terdampak PHK. Peserta aksi dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jateng dan Partai Buruh itu datang dari sejumlah daerah di Jateng, seperti Semarang, Kendal, Jepara, dan Wonogiri. Mereka tiba di Kota Surakarta pada Jumat siang.

Ketua KSPI Jateng Aulia Hakim mengatakan, pihaknya membawa dua tuntutan untuk pemilik Sritex. Pertama, diminta membayar THR para buruh Sritex yang telah dilakukan PHK paling lambat H-7 Lebaran. ”Kedua, membayar pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak 15 %, uang penggantian cuti, dan hak-hak buruh lainnya, seperti uang koperasi paling lambat H-7 Lebaran,” kata Aulia. Aulia menyadari, pembayaran THR dan pesangon menjadi kewajiban kurator. Namun, kewajiban itu baru bisa dipenuhi kurator setelah aset-aset milik Sritex terjual. (Yoga)

Barito Renewables Energy Mencetak Laba 2 Triliun

KT1 22 Mar 2025 Investor Daily

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menorehkan kinerja impresif sepanjang tahun buku 2024 dengan meraup pendapatan konsolidasi yang solid dan laba bersih yang bertumbuh. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi, Jumat (21/3/2025), emiten energi terbarukan Prajogo Pangestu itu berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar US$ 597 juta, naik tipis dari tahun sebelumnya US$ 594 juta. Energi angin berkontribusi 4% terhadap total pendapatan konsolidasi. Kenaikan pendapatan tersebut didorong kontribusi kuat segmen energi angin yang tetap beroperasi optimal dan memberi pendapatan stabil. Padahal, pada kuartal III-2024, emiten berkode saham BREN tersebut sempat terdampak kegiatan pemeliharaan tak terencana di segmen panas bumi terutama pada unit 2 Drajat yang menyebabkan produksi menurun sementara.

BREN juga berhasil mencatatkan EBITDA tumbuh 86,3% menjadi US$515 juta berkat implementasi inisiatif efisiensi biaya yang disiplin, sehingga mendorong ekspansi marjin EBITDA menjadi 86.3%. EBITDA yang lebih tinggi ini mendorong laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 122 juta atau Rp 2 triliun, naik dari sebelumnya US$ 107 juta. CEO Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan tak memungkiri bahwa sepanjang tahun buku 2024, BREN menghadapi tantangan dari sisi operasional. Namun, perseroan tetap berkomitmen pada efisiensi dan keberlanjutan. "Meski, terdapat hambatan sementara dalam produksi panas bumi, portofoio energi terbarukan kami yang ekstensif berkontribusi pada pendapatan yang stabil dan peningkatan profitabilitas," jelas Hendra, Jumat (21/3/2025). (Yetede)


Fore Coffee Siap Berekspansi dengan Membuka Gerai Baru

KT1 22 Mar 2025 Investor Daily

PT Fore Kopi Indonesta Tbk (FORE) atau Peyre Coffee bersiap memperluas jaringan outlet di berbogai wilayah Indonesia. Aksi ekspansif tersebut akan dieksekusi berbekal dana segar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). CEO Fore Cotfee, Vico Lomar menyampaikan, IPO merupakan langkah strategis memperkuat posisi perseroan di industri kopi premium Indonesia. "Kami melihat, peluang besar di pasar kopi premium Indonesia dan IPO ini akan memberikan karni sumber daya yang dibutuhkan untuk memanfaatkan peluang itu,"ujar Vico dalarn konferensi pers Investor Gathering di Jakarta, Jumat (21/3/2025). Fore Coffee akan melepas sebanyak 1,88 miliar saham atau 21,08% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Dalam masa penawaran awal (book building) yang berlangsung pada 19-21 Maret 2025, harga saham ditetapkan dalam rentang Rp 160-Rp 202 per saham. Dengan demikian, perseroan berpotensi memperoleh dana segar hingga Rp 379,8 míliar. Masa penawaran umum dijadwalkan pada 26 Maret hingga 9 April 2025, sementara pencatatan saham di BEl direncanakan pada 11 April 2025Vico menjelaskan, sebanyak 76 % dana hasil IPO akan dialokasikan untuk ekspansi outlet di berbagai kota di Indonesia guna memperkuat posisi Fore Coffee sebagai pemimpin pasar kopi premium. "Kami menargetkan, segmen pasar yang mengutamakan pengalaman menikmati kopi dalam suasana modern dan nyaman. Fore Coffee berencana mengoperasikan hingga 600 outiet secara bertahap dalam empat tahun ke depan," kata Vico. (Yetede)


Langkah Baru Setelah Melepas Bisnis Supermarket

HR1 22 Mar 2025 Kontan
PT DFI Retail Nusantara Tbk (sebelumnya PT Hero Supermarket Tbk) kini memfokuskan strategi bisnisnya pada dua lini utama: Guardian (ritel kesehatan dan kecantikan) dan IKEA (furnitur rumah tangga), setelah resmi menghentikan operasional Hero Supermarket di akhir 2024.

Hadrianus Wahyu Trikusumo, Presiden Direktur DFI Retail Nusantara, menegaskan bahwa fokus baru ini bertujuan mendorong pertumbuhan jangka menengah hingga panjang secara berkelanjutan. Ia mencatat bahwa kinerja keuangan perusahaan mulai membaik, dengan kerugian tahun 2024 berhasil ditekan hingga 95,77% menjadi Rp 5,85 miliar dari tahun sebelumnya yang mencatat rugi bersih Rp 132,16 miliar. Perbaikan ini didorong oleh peningkatan kinerja Guardian serta keuntungan dari divestasi Hero Supermarket dan penjualan aset non-inti.

Diky Risbianto, Head of Communications and Corporate Affairs DFI Retail, mengungkap bahwa Guardian kini menjadi kontributor utama pendapatan dan akan terus diperluas ke kota-kota tier 2 dan 3. Sementara IKEA akan difokuskan pada efisiensi operasional dan peningkatan daya tarik toko, dengan harapan bisa mendongkrak performa di tengah tantangan permintaan furnitur rumah tangga yang masih lesu.

Perubahan arah bisnis ini menunjukkan langkah strategis DFI Retail dalam menyesuaikan diri terhadap tren konsumen dan peluang pasar, sembari berupaya memulihkan kinerja keuangan secara bertahap.

Terancam Disitanya, Aset KBRI di Paris

KT3 21 Mar 2025 Kompas

Aset propeti milik Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI di Paris, Perancis, terancam disita perusahaan satelit swasta Navayo International AG, salah satu operator satelit yang pernah menjalin kerja sama dengan Kemenhan pada 2015. Hal ini terjadi karena pemerintah tak kunjung memenuhi kewajiban sesuai putusan pengadilan arbitrase Singapura, yang merupakan buntut dari persoalan korupsi pada penyewaan satelit untuk mengisi slot orbit 123 BT. Untuk itu, Pemerintah RI berkomitmen akan membayar kewajiban itu karena putusan arbitrase bersifat final. Namun, karena ada temuan kecurangan (fraud), pemerintah juga mengancam balik Navayo untuk dijadikan tersangka secara pidana.

Ancaman balik itu disampaikan Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (20/3). Yusril menjelaskan, lima rumah pejabat diplomatik KBRI Paris terancam disita oleh juru sita yang ditunjuk Navayo pada 2024. Pada 29 Juli 2024, juru sita memasuki tanpa izin rumah dinas yang didiami Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Paris. ”Proses penyitaan berlanjut pada 20 Agustus 2024 di mana juru sita mendatangi secara paksa aset KBRI Paris hingga mengakibatkan kerusakan pada kunci pintu-pintu apartemen,” ucapnya.

Navayo merupakan salah satu operator satelit yang menjalin kerja sama dengan Kemenhan pada 2015. Presiden Joko Widodo, saat itu, menugasi Kemenhan mengisi slot 123 BT. Akan tetapi, penyewaan satelit terindikasi tak sesuai prosedur, di antaranya untuk sewa satelit dengan Avanti dan Navayo. Berdasarkan hasil penyidikan Kejagung, dari penyewaan satelit ini ditaksir kerugian negara mencapai Rp 453 miliar. Dalam perkara ini, empat orang telah diadili, salah satunya bekas Dirjen Kekuatan Pertahanan Kemenhan Laksamana Muda (Purn) Agus Purwoto. Terkait sewa satelit itu, pada 2021, Pemerintah RI menerima tagihan 21 juta USD dari Navayo berdasarkan putusan arbitrase Singapura. Terkait dengan putusan arbitrase Singapura itu, muncul ancaman penyitaan aset KBRI di Paris.

Kemenhan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengadaan satelit diwajibkan membayar 24,15 juta USD atau Rp 397 miliar. Yusril menegaskan, meski permohonan penyitaan sudah dikabulkan Pengadilan Perancis, Pemerintah RI akan melakukan perlawanan untuk menghambat eksekusi. ”Saya pada 28 Maret ini akan menghadiri konferensi atau pertemuan OECD (Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi) di Paris dan juga sekaligus akan melakukan pembicaraan dengan Menteri Kehakiman Perancis,” ujarnya. BPKP pun sudah mengeluarkan audit bahwa Navayo melakukan wanprestasi karena tak memenuhi kewajibannya. Menurut perhitungan BPKP, nilai pekerjaan yang dilakukan Navayo hanya Rp 1,9 miliar. Nilai ini disebut sangat jauh dari nilai kontrak yang ditandatangani dengan Kemenhan. (Yoga)

Ekosistem Pertanian dan 10.000 Perusahaan Disiapkan Pemerintah

KT3 21 Mar 2025 Kompas

Pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk mempercepat pengentasan rakyat dari kemiskinan. Dua di antaranya adalah proyek berbasis pertanian di daerah miskin serta perluasan lapangan kerja melalui pembukaan 10.000 perusahaan. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko saat berkunjung ke kantor Redaksi Harian Kompas, Jakarta, Kamis (20/3), mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan sejumlah kementerian, termasuk Kementan dan Kemensos, guna membahas strategi pengentasan kemiskinan ekstrem serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bersama Kementan, BP Taskin akan membangun ekosistem pertanian untuk meningkatkan produksi di 15 provinsi serta menyiapkan 75 proyek di desa-desa termiskin di Jateng. Selain itu, BP Taskinjuga menjalinkerja sama dengan Kemensos sebagai bagian dari upaya pengentasan rakyat dari kemiskinan di desa-desa. ”(Kerja sama) dengan Kementan akan direalisasikan pada awal minggu pertama setelah puasa. Kami akan membentuk memorandum of understanding (MoU). Sementara itu, kerja sama dengan Kemensos menargetkan 900 desa termiskin di Jateng, di mana kami akan membentuk tim khusus untuk turun langsung ke lapangan,” ujar Budiman.

Dalam proyek percontohan tersebut, petani akan diberdayakan dalam budidaya komoditas strategis untuk memenuhi pasokan industri hilirisasi dalam negeri ataupun menyuplai bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis. Strategi lain untuk mempercepat pengentasan rakyat dari  kemiskinan adalah  mendorong terbentuknya 10.000 perusahaan baru atau eksisting yang terlibat dalam rantai pasok global (global supply chain). Sebanyak 2.000 perusahaan nasional akan menjadi pemimpin pasar (leading player) dalam memasuki pasar global. Jika setiap perusahaan nasional melibatkan rata-rata empat perusahaan pendukung dan pemasok, total akan ada 10.000 perusahaan nasional yang terlibat dalam rantai pasok global. (Yoga)

Serikat Buruh Desak Pemerintah Membentuk Satgas PHK

KT3 21 Mar 2025 Kompas

Serikat buruh mendesak pemerintah membentuk Satgas PHK, untuk mempercepat penanganan risiko PHK yang meluas ke berbagai sektor industri sejak awal tahun 2025. Berdasarkan temuan Tim Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekitar 50 perusahaan melakukan PHK pada Januari-Februari 2025. Contohnya Sritex, Adatex, Tunas Karya Budi, Sambu Grup, dan Kara Santan Pertama. Lebih kurang 60.000 buruh terdampak. Terkait alasan PHK, Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal menyebutkan beberapa penyebab, seperti pailit, efisiensi, dan relokasi. Dari 50 perusahaan itu, 15 perusahaan melakukan PHK karena alasan pailit dan dua perusahaan lain karena relokasi.  Perusahaan-perusahaan itu dari berbagai sektor industri, seperti tekstil dan elektronik.

”Kami secara khusus mendesak Kemenaker agar membentuk Satgas PHK untuk menyikapi fenomena tersebut,” ujar Said, Kamis (20/3) di Jakarta. Ada kemungkinan sejumlah buruh yang di-PHK oleh 50 perusahaan itu mengalami risiko pengabaian hak, seperti pesangon dan THR yang lama dibayar. ”Mengenai THR, kami memang sejak lama menemukan berbagai modus yang dilakukan perusahaan agar tidak membayar, di antaranya memutus kontrak para pekerja sebelum Ramadhan. Setelah Lebaran, pekerja tersebut akan dipanggil untuk dipekerjakan kembali,” kata Said. Menurut rencana, KSPI dan Partai Buruh bertemu jajaran Kemenaker pada Jumat (21/3). Dalam pertemuan akan disampaikan desakan pembentukan Satgas PHK. (Yoga)

Serikat Buruh Desak Pemerintah Membentuk Satgas PHK

KT3 21 Mar 2025 Kompas

Serikat buruh mendesak pemerintah membentuk Satgas PHK, untuk mempercepat penanganan risiko PHK yang meluas ke berbagai sektor industri sejak awal tahun 2025. Berdasarkan temuan Tim Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekitar 50 perusahaan melakukan PHK pada Januari-Februari 2025. Contohnya Sritex, Adatex, Tunas Karya Budi, Sambu Grup, dan Kara Santan Pertama. Lebih kurang 60.000 buruh terdampak. Terkait alasan PHK, Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal menyebutkan beberapa penyebab, seperti pailit, efisiensi, dan relokasi. Dari 50 perusahaan itu, 15 perusahaan melakukan PHK karena alasan pailit dan dua perusahaan lain karena relokasi.  Perusahaan-perusahaan itu dari berbagai sektor industri, seperti tekstil dan elektronik.

”Kami secara khusus mendesak Kemenaker agar membentuk Satgas PHK untuk menyikapi fenomena tersebut,” ujar Said, Kamis (20/3) di Jakarta. Ada kemungkinan sejumlah buruh yang di-PHK oleh 50 perusahaan itu mengalami risiko pengabaian hak, seperti pesangon dan THR yang lama dibayar. ”Mengenai THR, kami memang sejak lama menemukan berbagai modus yang dilakukan perusahaan agar tidak membayar, di antaranya memutus kontrak para pekerja sebelum Ramadhan. Setelah Lebaran, pekerja tersebut akan dipanggil untuk dipekerjakan kembali,” kata Said. Menurut rencana, KSPI dan Partai Buruh bertemu jajaran Kemenaker pada Jumat (21/3). Dalam pertemuan akan disampaikan desakan pembentukan Satgas PHK. (Yoga)