;
Tags

Industri lainnya

( 1893 )

Sirkuit Balap akan Jelajahi Mandalika

Admin 09 Aug 2018 Kontan
Vinci Construction Grand Project akan membenamkan dana sebesar US$ 1 miliar untuk membangun hotel serta sirkuit. Meski terkena gempa, investasi ke KEK The Mandalika, Lombk tetap berlanjut. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Tourism Development Corporation, menggaet satu investor lagi, yaitu Vinci Construction Grand Project. Perusahaan ini akan mengembangkan distrik hiburan dan olahraga. US$600 juta untuk pembangunan sarana hotel (10 hotel baru dengan 2.500 kamar), dan US$ 70 juta untuk sirkuit balap motor.Dana yang lain dipakai untuk pembangunan balai konvensi. Tawaran yang diberikan ITDC terbilang menarik, yaitu hak pengelolaan kawasan hingga 80 tahun. Saat ini sedang melakukan penjajakan dengan investor asal Qatar yang tertarik.

Emiten Pelayaran Terus Melaju

Admin 08 Aug 2018 Bisnis Indonesia
Emiten pelayaran menunjukkan kinerja yang positif pada semester I tahun 2018. Menurut analis, kinerja emiten pelayaran nasional yang mulai positif pada tahun ini dikarenakan pemulihan harga batu bara yang saat ini mencapai US$106 per metrik ton dan Peraturan Mendag No. 82 tahun 2017 yang mewajibkan ekspor impor dengan kapal lokal.

Pengembangan bisnis - FILM bentuk Joint Venture

Admin 08 Aug 2018 Bisnis Indonesia
Terdapat data informasi penghasilan dari PT MD Pictures Tbk tahun 2017 sebesar Rp 60,88 Miliar. Target tahun 2018 disebutkan sebesar Rp 110 M.

Kawasan Industri, Morowali Riwayatmu Kini (TKA 10.19%)

Admin 08 Aug 2018 Bisnis Indonesia
Sebanyak tenaga kerja Asing yang berada di IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) sebanyak 3.121 orang , tenaga kerja lokal 25.447 orang, Pertumbuhan Ekonomi daerah melejit seketika, pendapatan perkapita Morowali pada 2015 senilai US$8.702. proyeki PDRB pada tahun 2022 menyentuh Rp 48.3 triliun

Bijih Besi Tembus US 70 dollar per ton

Admin 08 Aug 2018 Bisnis Indonesia
Harga bijih besi menguat dipicu oleh kenaikan harga baja di Cina dan pertumbuhan permintaan bijih besi berkualitas tinggi. Harga bijih besi ini memberikan keuntungan bagi perusahaan tambah seperti Rio Tinto Group, BHP Biliton dll.

Masuk bursa, MD Picturese bakal lebih ekspansif

Admin 08 Aug 2018 Investor Daily
Terdapat data informasi penjualan bersih Februari 2018 Rp 89,56M. Target pendapatan sampai akhir tahun 2018 diperkirakan mencapai Rp 200 M, dengan laba bersih dipatok Rp 100 M, naik 100% dari tahun sebelumnya yakni Rp 50 M

Otot Baru Krakatau di Bisnis Baja

Admin 08 Aug 2018 Kontan
PT Krakatau Steel Tbk (KS) resmi mengoperasikan pabrik galvanizing, annealing and processing line (GAPL) di Cilegon, Banten. Pabrik tersebut beroperasi di bawah kendali PT Krakatau Nippon Steel Sumikin (KNSS), perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel Tbk dengan Nippon Steel & Sumitomo Metal Corporation Jepang. Meskipun target KNSS adalah memenuhi kebutuhan baja otomotif dalam negeri, perusahaaan itu masih bergantung pada produk impor dalam memenuhi bahan baku produksi. Mayoritas bahan baku mereka berasal dari Jepang. Sementara bahan baku lokal berasal dari Krakatau Steel.

PLN Siap Penuhi Kebutuhan Listrik Smelter

Admin 08 Aug 2018 Koran SINDO
PT PLN siap memenuhi kebutuhan listrik untuk smelter yang akan dibangun perusahaan tambang timah dan nikel di Sulawesi. PLN memperkirakan potensi kebutuhan listrik untuk smelter tersebut mencapai 3.370 MW dengan total investasi sekitar Rp. 105 triliun

Kinerja Emiten Alat Berat Terdongkrak

Admin 07 Aug 2018 Bisnis Indonesia
Kinerja emiten alat berat mengalami pertumbuhan pada semester 1/2018. PT United Tractors Tbk (UNTR) merupakan emiten yang membukukan pendapatan dan laba tertinggi yakni Rp. 38,94 triliun (naik 32,32% yoy). Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor pertambangan karena penguatan harga batu bara dan komoditas energi lainnya.

Kinerja Konglomerasi, 'Astra Paling Moncer'.

Admin 06 Aug 2018 Bisnis Indonesia
Grup Astra menjadi konglomerasi dengan kinerja yang paling meyakinkan seiring dengan pencapaian emiten-emiten anak usahanya yang mengilap selama semester I/2018. Sementar itu, grup konglomerasi lain masih menanti momentum untuk kembali bangkit.

Pilihan Editor