;
Tags

Internasional

( 1384 )

Presiden Donald Trump Memulai Lawatannya ke Negara-Negara di Kawasan Teluk

KT1 14 May 2025 Investor Daily
Presiden Donald Trump memulai lawatannya ke negara-negara di kawasan Teluk dengan fokus mencapai kesepakatan investasi besar-besaran, ketimbang menyelesaikan masalah-masalah keamanan di Timur Tengah. Arab Saudi menjadi negara pertama yang disambanginya pada Selasa (13/5/2025). Dalam kunjungan ke Saudi, Trump didampingi sejumlah pengusaha AS, termasuk Elon Musk, dan ketibaannya di bandara di Riyadh disambut oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS). Ada pun agenda yang dijalani Trump, memulai perjalanan dari Riyadh untuk menghadiri "Forum Investasi Saudi-AS" dan melanjutkan ke Qatar pada Rabu (14/05/2025). Ia tidak dijadwalkan singgah  ke Israel, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang posisi sekutu dekatnya itu dalam prioritas Negeri Paman Sam. "Meskipun energi tetaP menjadi landasan hubungan kami, investasi dan peluangn bisnis di kerajaan telah berkembang dan berlipat ganda berkali-kali lipat. Sebagai hasilnya ketika orang Saudi dan Amerika bergabung, hal-hal yang sangat baik terjadi, lebih sering dari ada tidak hal-hal besar terjadi ketika usaha patungan itu terjadi," ujar Menteri Investasi Saudi Khalid al-Falih, yang dilansir Reuters. Trump sendiri berharap membawa pulang investasi triliunan dolar dari para produsen minyak di Teluk. Dalam sebuah pertemuan di Istana Kerajaan, Trump menyebut putra mahkota  Saudi sebagai seorang teman dan mengatakan memiliki hubunganm yang baik. Demikian laporan Wall Street Journal. (Yetede)

Status Bandara Internasional Dievaluasi Dua Tahun

KT1 13 May 2025 Investor Daily
Kementrian Perhubungan (Kemenhub) akan  mengevaluasi setiap bandara yang memiliki status internasional selama dua tahun. Untuk itu pemerintah daerah (Pemda) dipacu untuk memperkuat potensi wilayahnya sehingga mampu mendatangkan wisatawan mancanegara. Menteri Perhubungan (Kemenhub) Dudy Purwagandhi mengatakan status bandara internasional diberikan dalam rangka  memacu pertumbuhan ekonomi di daerah. Selanjutnya, status bandara internasional akan ditinjau ulang selama dua tahun jika tidak ada penerbangan internasional di wilayah atau daerah tersebut. "Pada dasarnya kami memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk mengembangkan wilayahnya dengan status bandara internasional," kata Menhub. Menhub Dudy menjelaskan, bahwa keputusan mengembalikan status internasional itu setelah mempertimbangkan bahwa sebelumnya bandara tersebut memang pernah menyandang status yang sama sebelum akhirnya dicabut akibat pandemi Covid-19. Selain itu, koordinasi bersama kementerian lain menghasilkan kesimpulan membuka kembali status internasional  bandara dengan mempertimbangkan kebutuhan ekonomi dan potensi pengembangan pariwisata daerah. (Yetede)

Status Bandara Internasional Dievaluasi Dua Tahun

KT1 13 May 2025 Investor Daily
Kementrian Perhubungan (Kemenhub) akan  mengevaluasi setiap bandara yang memiliki status internasional selama dua tahun. Untuk itu pemerintah daerah (Pemda) dipacu untuk memperkuat potensi wilayahnya sehingga mampu mendatangkan wisatawan mancanegara. Menteri Perhubungan (Kemenhub) Dudy Purwagandhi mengatakan status bandara internasional diberikan dalam rangka  memacu pertumbuhan ekonomi di daerah. Selanjutnya, status bandara internasional akan ditinjau ulang selama dua tahun jika tidak ada penerbangan internasional di wilayah atau daerah tersebut. "Pada dasarnya kami memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk mengembangkan wilayahnya dengan status bandara internasional," kata Menhub. Menhub Dudy menjelaskan, bahwa keputusan mengembalikan status internasional itu setelah mempertimbangkan bahwa sebelumnya bandara tersebut memang pernah menyandang status yang sama sebelum akhirnya dicabut akibat pandemi Covid-19. Selain itu, koordinasi bersama kementerian lain menghasilkan kesimpulan membuka kembali status internasional  bandara dengan mempertimbangkan kebutuhan ekonomi dan potensi pengembangan pariwisata daerah. (Yetede)

BTN Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lingkungan Kerja

KT1 13 May 2025 Investor Daily
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menegaskan komitmennya dalam, mendorong kesetaraan gender di lingkungan kerja dengan mendukung pemberdayaan Srikandi BTN. Upaya tersebut sejalan dengan Asta CIta Presiden Prabowo Subianto yakni keseteraan gender. Direktur Utama BTN Nixon Napitupul menyampaikan, keterwakilan perempuan dalam jajaran top management juga menjadi bagian transformasi perseroan agar lebih produktif dan adaptif terhadap perubahan zaman. "Industri perbankan sejatinya merupakan industri dengan pendekatan feminim karena berkaitan dengan hospitality, jasa, dan relasi. Dengan keterwakilan perempuan di level pemimpin akan membawa perubahan besar dalam menghadirkan layanan yang lebih ramah bagi para nasabah," ujar Nixon. Nixon melanjutkan, keterwakilam perempuan dalam level pimpinan akan menciptakan lingkungan persaingan sehat. BTN sendiri telah mencatat kemajuan signifikan, dengan dua perempuan yang kini menjabat sebagai direksi dan keterwakilan perempuan di level BOD-1 telah mencapai 20%. Per Desember 2024, jumlah pegawai perempuan di BTN juga mencapai 48,9%. (Yetede)

BTN Dorong Pemberdayaan Perempuan di Lingkungan Kerja

KT1 13 May 2025 Investor Daily
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menegaskan komitmennya dalam, mendorong kesetaraan gender di lingkungan kerja dengan mendukung pemberdayaan Srikandi BTN. Upaya tersebut sejalan dengan Asta CIta Presiden Prabowo Subianto yakni keseteraan gender. Direktur Utama BTN Nixon Napitupul menyampaikan, keterwakilan perempuan dalam jajaran top management juga menjadi bagian transformasi perseroan agar lebih produktif dan adaptif terhadap perubahan zaman. "Industri perbankan sejatinya merupakan industri dengan pendekatan feminim karena berkaitan dengan hospitality, jasa, dan relasi. Dengan keterwakilan perempuan di level pemimpin akan membawa perubahan besar dalam menghadirkan layanan yang lebih ramah bagi para nasabah," ujar Nixon. Nixon melanjutkan, keterwakilam perempuan dalam level pimpinan akan menciptakan lingkungan persaingan sehat. BTN sendiri telah mencatat kemajuan signifikan, dengan dua perempuan yang kini menjabat sebagai direksi dan keterwakilan perempuan di level BOD-1 telah mencapai 20%. Per Desember 2024, jumlah pegawai perempuan di BTN juga mencapai 48,9%. (Yetede)

Pemerintah didesak untuk Turun Tangan Menyelamatkan Masa Depan Industri Media Nasional

KT1 13 May 2025 Investor Daily (H)
Pemerintah didesak untuk segera turun tangan menyelamatkan masa depan industri media nasional yang  belakangan makin terpuruk, dengan melahirkan regulasi yang tepat. Itu perlu dilakukan antara lain melalui merivisi UU Penyiaran  yang memberikan level playing field antara industri pers dengan pelaku media sosial dengan kreator konten secara adil. Dewan pers mencatat PHK di industri media melonjak sejak 2023 hingga 2024. Setidaknya 1.200 jurnalis dan karyawan media terdampak kebijakan itu. Angka tersebut bisa saja lebih besar karena tidak semua perusahaan media melaporkan secara resmi PHK terhadap karyawannya. Dalam laporan terbaru World Press Freedom Index 2025, Reporters Without Borders (Reportes Sans Frontieres/RSF) menempatkan Indonesia pada peringkat ke-127 dari 180 negara dalam hal kebebasan pers. Peringkat itu turun dari posisi ke-111 yang diduduki Indonesia pada tahun sebelumnya. Skor kebebasan pers Indonesia juga merosot menjadi 44,13 dari sebelumnya 51,15. Disrupsi digital disebut sebagai biang kerok dari runtuhnya industri media konvensional, seperti koran, majalah, online, televisi, dan radio. Hal ini menyebabkan terjadinya tranformasi masyarakat dimana masyarakat lebih memilih platform digital sebagai sumber informasi ketimbang media arus utama. Masyarakat lebih memilih informasi yang cepat, singkat dan mudah dicerna. Selain itu, video pendek, artikel ringan dan konten instan menjadi favorit. (Yetede)

Mobil China Kini Dominasi dan Mengguncang Penjualan Jepang

KT1 10 May 2025 Investor Daily (H)
Mobil China menggoyang dominasi pabrikan Jepang di pasar Indonesia. Ini terlihat jelas pada lonjakan penjualan dan pangsa pasar di mobil China, sedangkan Jepang turun dalam. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang diolah Investor Daily. Per Maret 2025, penjualan mobil China melonjak 153% menjadi 20.672 nit, dibandingkan periode sama tahun lalu 8.148 unit, di tengah penurunan pasar mobil sebesar 4,75% menjadi 205.160 unit dari 215.160 unit dari 215.250 unit. Tak ayal lagi, pangsa pasar pemain China melesat dari 10%. Sebaliknya, pangsa pasar mobil Jepang turun cukup dalam dari 91,7% menjadi 85,6% menjadi 10%. . Mayoritas pemain Jepang, kecuali Toyota, mencetak penurunan penjualan per Maret 2025. Daihatsu mencetak penurunan penjualan terdalam, mencapai 23,9% menjadi 34.999 unit, Suzuki 20,4% menjadi 14.174 unit, Mitsubishi 15,6% menjadi 21.692 unit, dan Izusu 13,7% menjadi 5.911 unit. Hanya Toyota yang mampu membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 5% menjadi 68.955 unit. Toyota sejauh ini masih merajai pasar mobil domestik dengan pangsa pasar 33,6%. Namun, pemain Jepang lainnya mencetak penurunan pangsa pasar yang dalam akibat melorotnya penjualan. (Yetede)

Paus Leo XIV Sampaikan Visi Dunia Baru

HR1 10 May 2025 Bisnis Indonesia

Kardinal Robert Francis Prevost secara resmi diumumkan sebagai Paus baru Gereja Katolik sedunia dengan nama Paus Leo XIV, melalui pengumuman tradisional Habemus Papam yang disampaikan oleh Kardinal Protodeacon Dominique Mamberti di Vatikan pada Kamis malam (8/5). Prevost menjadi Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat, dan latar belakangnya sebagai biarawan Ordo Santo Agustinus serta pengabdiannya selama dua dekade di wilayah miskin di Peru menegaskan komitmennya terhadap kaum marjinal, mengikuti jejak Paus Fransiskus.

Paus Leo XIV dikenal memiliki pandangan sosial dan politik yang dekat dengan rakyat kecil, sebagaimana terlihat dari sambutan hangat masyarakat Peru yang mengenalnya sebagai tokoh yang peduli dengan kaum bawah. Perayaannya di Katedral Santa María mencerminkan harapan besar umat terhadap kepemimpinan baru yang berpihak kepada mereka yang terpinggirkan.


Ekspor China Melampaui Proyeksi April 2025

KT1 10 May 2025 Investor Daily (H)
Ekspor China melampaui proyeksi April 2025, yang didorong oleh lonjakan permintaan bahan baku dari para produsen luar negeri, yang bergerak cepat mengirimi barang selama masa jeda pengenaan tarif selama 90 hari, yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump. Data bea cukai yang dirilis pada Jumat (09/05/2025) menunjukkan pengiriman barang keluar China naik 8,1% year on year (yoy) untuk April 2025. Angka ini melampaui prediksi kenaikan 1,9% dalam jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom, tetapi melambat dari lonjakan 12,4% pada Maret. Pabrikan di China berlomba melakukan ekspor untuk menantisipasi bea masuk  lebih tinggi, tetapi sekarang menunggu hasil negosiasi awal tarif antara tin negosiator AS dan China, yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss pada Sabtu (10/05/2025). Data tersebut juga menunjukkan, impor turun 0,2%. Dibandingkan ekspektasi penurunan 5,9%, data terbaru ini meunjukkan bahwa permintaan domestik China tahan banting daripada perkiraan. Tapi pemerintah China juga terus mengambil langkah-langkah untuk menyokong ekonomi negara yang bernilai US$ 19 triliun. (Yetede)

Ekspor China Melampaui Proyeksi April 2025

KT1 10 May 2025 Investor Daily (H)
Ekspor China melampaui proyeksi April 2025, yang didorong oleh lonjakan permintaan bahan baku dari para produsen luar negeri, yang bergerak cepat mengirimi barang selama masa jeda pengenaan tarif selama 90 hari, yang ditetapkan Presiden AS Donald Trump. Data bea cukai yang dirilis pada Jumat (09/05/2025) menunjukkan pengiriman barang keluar China naik 8,1% year on year (yoy) untuk April 2025. Angka ini melampaui prediksi kenaikan 1,9% dalam jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom, tetapi melambat dari lonjakan 12,4% pada Maret. Pabrikan di China berlomba melakukan ekspor untuk menantisipasi bea masuk  lebih tinggi, tetapi sekarang menunggu hasil negosiasi awal tarif antara tin negosiator AS dan China, yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa, Swiss pada Sabtu (10/05/2025). Data tersebut juga menunjukkan, impor turun 0,2%. Dibandingkan ekspektasi penurunan 5,9%, data terbaru ini meunjukkan bahwa permintaan domestik China tahan banting daripada perkiraan. Tapi pemerintah China juga terus mengambil langkah-langkah untuk menyokong ekonomi negara yang bernilai US$ 19 triliun. (Yetede)