;
Tags

Transportasi

( 1415 )

Sektor Kereta Api Masih Memiliki Potensi Pecah Kepadatan Mudik

KT1 09 Apr 2025 Investor Daily

Angkutan moda transportasi kereta api masih memiliki potensi besar memecah kepadatan pemudik yang menggunakan angkutan pribadi kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengamat transportasi dari Unika Soegijapranata Semarang. Djoko Setijowarno mengatakan, utilitas penggunaan angkutan pribadi di moda perkeretapian masih bisa digenjot. "Utilitasnya masih besar, selama ini pemerintah fokusnya terlalu besar di moda angkutan jalan. Padahal, memanfaatkan moda lain dengan kapasitas yang besar itu bisa memindahkan sebagian besar itu bisa memindahkan sebagian besar pemudik berkendaraan, terutama di kereta api," ujarnya kepada Investor Daily.

Ia memisalkan kapasitas tampung untuk kereta cepat Whoosh saja masih berkisar di presentase 80% atau rata-rata mencapai 24 ribu penumpang per hari. Sedangkan kapasitas kursi yang tersedia bisa mencapai 31 ribu. "Ini lumayan, (Whoosh) memecah pemudik menuju ke Bandung tau sekitar Jawa Barat. Dan apa yang terjadi pada periode mudik lebaran 2025 itu konsep one way di jalan tol harusnya tidak perlu terjadi karena jumlah pengendara hanya meningkat tipis," pungkasnya. Periode mudik lebaran tahun ini Kereta Api Indonesia Group (KAI/Persero) mengangkut sebanyak 23 juta penumpang yang berlangsung sejak 21 Maret hingga 7 April 2025. Ini menunjukkan sektor kereta api masih menjadi tulang punggung transportasi massal memecah kepadatan pemudik. (Yetede)

Kebijakan Tarif Resiprokal Donald Trump Diproyeksikan Menghantam Pasar Saham Indonesia

KT1 08 Apr 2025 Investor Daily
Kebijakan tarif resiprokal Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diproyeksikan turut menghantam pasar saham Indonesia saat kembali memulai perdagangan perdana pada Selasa (8/5/2025) usai libur panjang Lebaran 2025. Ditengah kondisi pasar yang diperkirakan mengalami kontraksi, dengan IHSG BEI diperkirakan mengalami trading halt dan menguji level support psikologis 6.000, kalangan analis menyarankan agar investor melakukan diversifikasi aset dan selektif pada saham berfundamental solid yang memiliki good corporate governance (GCG) bagus. Vi Marketin, Startegy, and Planning Kiwoom Sekuritas Oktavianus Audi Kasmarandana mengatakan, di tengah kondisi pasar yang tertekan saat ini, pelaku pasar diharapkan bisa lebih bijak dalam memilih porfolio investasi.

"Investor  dapat wait and see saat ini, dengan melakukan diversifikasi aset, khusunya safe havens asset," ujar dia kepada Investor Daily. Meski demikian, Audi melihat, masih ada potensi untuk mengakumulasi saham tertentu. "Kami meyakini jika kinerja kuartal 1-2025 emiten blue chip masih resilen, dapat menjadi peluang akumulasi," tutur dia. Dalam pandangan Audi, pasar akan mengimplementasikan dampak dari kejadian pengenaan tarif resiprokal Trump di hari pertama pembukaan pasar pada Selasa (8/4/2025) usai libur Lebaran panjang.  "IHSG kami perkirakan bergerak cenderung melemah di tengah tekanan, dengan support psikologis di rentang 6,00-6.100, dan resitance 6.600-6.670. Tekanan asing juga berpotensi berlanjut seiring meningkatnya ketidakpastitan ekonomi," ungkap dia. (Yetede)

Penumpang Whoosh Catat Rekor Tertinggi di Mudik Lebaran Sebanyak 23.500 Penumpang

KT1 08 Apr 2025 Investor Daily
PT Kerete Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat rekor tertinggi jumlah penumpang selama periode mudik lebaran sebanyak 23.500 penumpang. Angka ini mendekati prediksi PT KCIC yang memproyeksi jumlah penumpang tertinggi selama periode mudik Lebaran sekitar 24.000 penumpang atau meningkat 30%. General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, sejak 3 April 2025 (H+3), penumpang dari Tegalluar Summarecon dan Padalarang menuju Halim mulai mendominasi penumpang harian Whoosh. bahkan pada Minggu (6/4), tercatat penumpang berasal dari daerah Bandung menuju Jakarta sebesar 65% dari total volume penumpang. "Jumlah penumpang Whoosh di masa libur Lebaran kembali mencapai puncaknya kemarin. Hal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dalam memanfaatkan  transportasi cepat dan nyaman untuk kembali ke Jakarta sebelum kembali bekerja," ujar Eva. Sebagai informasi, rekor tertinggi penumpang Whoosh sejak pertama kali beroperasi pada Oktober 2023 mencapai 24.350 penumpang per harinya. Adapun, sejak Senin (7/4) pagi lonjakan pembelian tiket Whoosh dari arah Bandung ke jakarta maupun sebaliknuya masih tetap tinggi dan sudah menembus angka 12.000 tiket. Jumlah tersebut diprediksi akan terus meningkat seiring dengan masih berlangsungnya pembelian tiket secara online dan offline hingga keberangkatan Senin malam. (Yetede)

Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih

KT1 08 Apr 2025 Investor Daily
Pemerintah menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hal ini tergambar saat Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop) Ahmad Zabadi melakukan kunjungan kerja ke wilayah tersebut pada Sabtu (5/4/2025). Pada kesempatan itu, Zabadi mengajak Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk turut andil. Bahkan, bila perlu menjadi role model dalam pembentukan Kopdes Merah Putih ini. "Banyak hal yang selalu membuat Sukabumi sebagai role model, seperti program Makan Bergizi Gratis di Warungkiara, PLUT di Cikembang dan semoga saja Koperasi Desa Merah Putih pun menjadi role model," papar Zabadi. Adapun, jelas Zabadi, Bupati Sukabum Asep Japar merupakan orang yang telah lama berkecimpung di dunia koperasi. Mengingat, dulunya merupakan mantan kepala Dinas Koperasi Perindustrian  Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sukabumi. "Pak Bupati ini mantan Kadis yang sangat mengetahui tentang koperasi. Sehingga pasti memperhatikan hal semacam ini. Dia menjelaskan, terdapat beberapa hal yang mendasari pembentukan Kopdes Merah Putih ini. "Terutaman, untuk memutus rantai kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa," ungkap Zabadi. (Yetede)

Jumlah Pemudik Menurun Disebabkan Daya Beli yang Melemah

KT1 08 Apr 2025 Investor Daily (H)
Jumlah pemudik yang bergerak ke berbagai penjuru Tanah Air pada periode 21 Maret hingga 1 April 2025 atau H-10 hingga H+1 Lebaran tercatat 10.168.141 orang. Jumlah ini lebih rendah sekitar 563 ribu orang dibanding periode sama Lebaran 2024 yang tercatat sekitar 10,73 juta pemudik. Pelemahan daya beli masyarakat dinilai sebagai biang dari jumlah pemudik yang menurun itu. Angka itu mengacu pada data akumulasi penumpang angkutan umum dari Strategis Hub Sistem Informasi Transportasi Terintegrasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Penurunan jumlah pemudik tercatat terjadi di hampir semua moda transportasi, mulai dari jalan raya, sungai dan penyebrangan, laut, udara, hingga kereta api. Penurunan terbesar terlihat pada jumlah kendaraan yang melintasi jalan arteri. Sedangkan jumlah kendaraan yang melintasi jalan tol turun sekitar 11.800 unit, dan bus angkutan jalan pun mengalami penurunan sekitar 11.600 unit. Penurun jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum ini selaras dengan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub yang menyebut jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan hanya mencapai 146,48 juta orang atau sekitar 52% dari jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan hanya mencapai 146,48 juta orang atau sekitar 52% dari jumlah penduduk Indonesia. Angka ini turun 47,12 juta atau 24% dibandingkan jumlah pemudik periode Lebaran 2024 yang mencapai 193,6 juta pemudik. (Yetede)

12 Orang Meninggal Akibat Bentrokan di Puncak Jaya

KT1 07 Apr 2025 Investor Daily (H)
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani menyatakan 12 orang meninggal akibat pertikaian antar dua kelompok pendukung paslon di Pilkada Puncak Jaya. Data ini merupakan akumulasi sejak 27 November 2024 hingga 4 April 2025. Kelompok kriminal bersenjata (KKB) diduga terlibat dalam bentrokan antarwarga pendukung paslon bupati dan wakil bupati di Pemilihan kepala daerah Puncak Jaya 2024. "Tercatat 12 orang meninggal akibat pertikaian antardua kelompok pendukung paslon di Puncak Jaya," kata Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani. Faizal menyampaikan berdasarkan laporan yang diterima, korban meninggal akibat pertikaian  antarwarga  pendukung paslon ada yang disebabkan luka tembak yang diduga dilakukan KKB. Dikatakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) memanfaatkan situasi politik di tengah pertikaian antar massa pendukung paslon pemilihan kepala daerah. "Ini menjadi perhatian serius kami, karena KKB sengaja memanfaatkan situasi konflik di masyarakat untuk melancarkan aksinya," kata Brigjen Pol Faizal. Dia mengatakan pertikaian yang terjado sejak 27 November 2024 hingga 4 April 2025, selain menyebabkan 12 rang meninggal juga mengakibatkan 658 orang terluka. (Yetede)

Perdagangan Ritel Selama Lebaran Tetap Meningkat

KT1 07 Apr 2025 Investor Daily

Perayaan Idul Fitri turut berkontribusi terhadap penjualan ritel. Hal ini disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. Dia mengatakan, rata-rata tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan pada saat Ramadan dan Idul Fitri serta liburan Idul Fitru sampai saat ini tetap meningkat dibandingkan dengan tahun lalu meskipun tidak signifikan. "Pertumbuhan tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan sampai dengan akhir liburan Idul Fitri nanti diperkirakan rata-rata hanya sekitar 10% saja," jelas Alphonzus. Dia memperkirakan, penjualan ritel pada Ramadham dan idul Fitru tahun ini akan tetap tumbuh dibandingkan dengan tahun 2024.

"Namun tingkat pertumbuhannya tidak akan signifikan, diprediksi hanya single digit saja," ucap Alphonzus. Di tengah kondisi masih melemahnya daya beli masyarakat khususnya kelas menengah bawah, masyarakat masih tetap berkunjung ke Puat Perbelanjaan dan berbelanja. Dia melihat terjadinya perubahan pola maupun tren belanjanya. Masyarajat kelas menengah  bawah cenderung membeli barang maupun produk yang harga satuannya (unit price) rendah/kecil. Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Solihin melihat terjadinya tren shifting belanja pada industri ritel di momen lebaran ini. "Terjadi shiting, orang membeli barang yang berarti lebih terjangkau. Mungkin volume itu naik, tapi reveneu-nya semakin kecil," kata dia (Yetede)

Perdagangan Ritel Selama Lebaran Tetap Meningkat

KT1 07 Apr 2025 Investor Daily

Perayaan Idul Fitri turut berkontribusi terhadap penjualan ritel. Hal ini disampaikan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. Dia mengatakan, rata-rata tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan pada saat Ramadan dan Idul Fitri serta liburan Idul Fitru sampai saat ini tetap meningkat dibandingkan dengan tahun lalu meskipun tidak signifikan. "Pertumbuhan tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan sampai dengan akhir liburan Idul Fitri nanti diperkirakan rata-rata hanya sekitar 10% saja," jelas Alphonzus. Dia memperkirakan, penjualan ritel pada Ramadham dan idul Fitru tahun ini akan tetap tumbuh dibandingkan dengan tahun 2024.

"Namun tingkat pertumbuhannya tidak akan signifikan, diprediksi hanya single digit saja," ucap Alphonzus. Di tengah kondisi masih melemahnya daya beli masyarakat khususnya kelas menengah bawah, masyarakat masih tetap berkunjung ke Puat Perbelanjaan dan berbelanja. Dia melihat terjadinya perubahan pola maupun tren belanjanya. Masyarajat kelas menengah  bawah cenderung membeli barang maupun produk yang harga satuannya (unit price) rendah/kecil. Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Solihin melihat terjadinya tren shifting belanja pada industri ritel di momen lebaran ini. "Terjadi shiting, orang membeli barang yang berarti lebih terjangkau. Mungkin volume itu naik, tapi reveneu-nya semakin kecil," kata dia (Yetede)

Strategi Ampuh Hadapi Gelombang Tarif Balasan AS

HR1 07 Apr 2025 Kontan (H)
Menghadapi potensi pemberlakuan tarif resiprokal oleh Amerika Serikat, pemerintah Indonesia tengah menyusun strategi yang seimbang antara jalur tarif dan non-tarif. Dewan Ekonomi Nasional (DEN) merekomendasikan dua pendekatan: menurunkan tarif untuk beberapa produk impor AS, dan merelaksasi hambatan non-tarif seperti larangan terbatas. DEN bahkan menyebut kebijakan tarif AS di bawah Presiden Donald Trump bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 0,8 poin, asal diiringi peningkatan investasi dan diversifikasi mitra dagang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Indonesia akan mengutamakan jalur diplomasi, bukan pembalasan tarif. Pemerintah juga akan mengundang pelaku industri untuk memberi masukan, khususnya bagi sektor padat karya.

Namun, sejumlah ekonom memberikan catatan kritis. David Sumual dari BCA melihat peluang bagi ekspor energi Indonesia ke kawasan seperti Eropa dan Timur Tengah. Sebaliknya, Bhima Yudhistira dari Celios mengingatkan bahwa pelonggaran pembatasan produk AS bisa menjadi celah masuk produk dari China dan negara lain yang membanjiri pasar. Yusuf Rendy Manilet dari Core Indonesia menambahkan bahwa kebijakan ini bisa menurunkan daya saing industri dalam negeri dan mendistorsi pasar.

Dengan mempertimbangkan masukan dari para tokoh tersebut, strategi pemerintah harus berhati-hati agar respons terhadap tarif AS justru tidak menimbulkan dampak negatif di dalam negeri.

Sepinya jasa Perdagangan Antarpulau

KT3 05 Apr 2025 Kompas

Anak buah kapal terlihat dengan latar belakang dermaga pelayaran rakyat yang masih sepi tanpa aktivitas sama sekali di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (4/4/2025). Aktivitas perdagangan barang dan jasa skala regional dan nasional hampir semua belum kembali pulih karena masa libur lebaran yang panjang sampai hari Minggu (6/4). Diperkirakan aktifitas berangsur pulih seiring dimulainya hari kerja pada Hari Senin (7/4) dan kembali normal seperti biasa seminggu kemudian. (Yoga)