Emtek Akui Grab Beli 4,6 Persen Saham Induk SCTV
Jakarta, CNN Indonesia --PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau Emtek membenarkan informasi yang menyebut bahwa Grab Holding Inc membeli saham perusahaan sebesar 4,6 persen. Transaksi ini dilakukan melalui penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Sekretaris Perusahaan Emtek Titi Maria Rusli menjelaskan pihaknya melakukan private placement pada 31 Maret 2021 lalu. Grab Holding Inc masuk ke Emtek lewat H Holding Inc.
"H Holding Inc adalah afiliasi dari Grab Holding Inc dan merupakan investor yang telah mengambil bagian atas saham baru yang diterbitkan perusahaan (Emtek) melalui PMTHMETD)," ungkap Titi, dikutip dari keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/4).
"Ketika perusahaan (Emtek) memutuskan untuk melakukan penerbitan saham guna mendapatkan tambahan modal untuk mengembangkan bisnisnya di sektor digital, media, dan layanan kesehatan, Grab menyatakan minatnya untuk berpartisipasi," kata Titi.
Sementara, Titi menyatakan informasi terkait rencana merger OVO dengan DANA adalah hanya spekulasi. Menurutnya, investasi Grab di Emtek tak ada kaitannya dengan penggabungan kedua perusahaan pembiayaan tersebut.
Lalu, saham PT Adikarsa Sarana turun dari 11,53 persen menjadi 10,63 persen, Susanto Suwarto turun dari 12,61 persen menjadi 11,63 persen, Piet Yaury turun dari 8,84 persen menjadi 8,15 persen, The Northern Trust Company S/A Archipelago turun dari 8,06 persen menjadi 7,43 persen, PT Prima Visualindo turun dari 8,14 persen menjadi 6,9 persen, dan Anthoni Salim turun dari 9,08 persen menjadi 8,38 persen.
(Oleh - HR1)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023