KOLABORASI MENGEJAR TRANSISI ENERGI DI JAWA TIMUR
Transisi energi di Jatim
terus dimasifkan melalui kolaborasi berbagai kalangan. Dari rumah tangga, dunia
industri, instansi pemerintah daerah, pondok pesantren, hingga pengelola tempat
ibadah, diajak ”berlari” demi meraih target energy bersih. Pemprov Jatim menyalurkan
bantuan sekaligus meresmikan 20 pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap
pada Selasa (24/10). Pembangkit dibangun pada 17 pondok pesantren (ponpes),
Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, dan dua lokasi unit pelaksana teknis
pelabuhan perikanan. Ponpes yang menerima bantuan antara lain Ponpes Islam At
Tauhid ASPI2 Surabaya dengan kapasitas pembangkit 5.000 watt peak (WP), Ponpes Bumi
Shalawat Progresif Sidoarjo 10.000 WP, Ponpes Zainul Hasan Genggong Probolinggo
10.000 WP, Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo 10.000 WP, dan Ponpes
Al Qodiri Jember 10.000 WP.
PLTS atap juga dipasang
pada Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dengan kapasitas 13.200 WP. Adapun untuk
pelabuhan ikan yang menerima bantuan tahun ini adalah UPT Pelabuhan Perikanan
Pantai Muncar Banyuwangi dengan kapasitas 25.000 WP dan UPT Pelabuhan Perikanan
Pantau Pondokdadap Kabupaten Malang 25.000 WP. Sebelum meresmikan PLTS atap,
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memimpin konvoi motor listrik dari Gedung
Negara Grahadi menuju Masjid Al Akbar, diikuti 1.588 peserta di Surbaya dan 12 kabupaten
dan kota di Jatim. Khofifah mengatakan, penyaluran bantuan PLTS atap dan Gebyar
Konvoi Motor Listrik menjadi bagian penting dari proses transformasi energy fosil
ke nonfosil,terutama tenaga surya, angin, danpanas bumi. Menurut dia, di ”Bumi
Majapahit” ini ketiga jenis energi berlimpah itu yang berpotensi dikelola
sebagai energi bersih. ”Bantuan PLTS atap ini bagian dari kita mencicil proses transformasi
dari penggunaan energi fosil ke nonfosil. Sebab,energi fosil ini ke depan akan
habis,” ujar Khofifah. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Pemanfaatan Panas Bumi Indonesia
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023