PASOKAN BIOMASSA PLTU : PLN Tambah Hutan Energi di NTB
Addien Wahyu Wiranata, Manager PLTU Sumbawa Barat, mengatakan bahwa sudah ada lahan seluas 4 hektare—6 hektare yang siap dijadikan hutan energi di Sumbawa Barat. Saat ini, perseroan memiliki hutan energi seluas 2 hektare di Taliwang, Sumbawa Barat hasil kerja sama dengan Pemerintah NTB. Penambahan hutan energi tersebut diharapkan bisa menambah porsi energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi, karena kayu yang diperoleh dari hutan itu dimanfaatkan sebagai sumber energi pengganti batu bara di PLTU Sumbawa Barat. Hutan energi tersebut rencananya akan ditanami pohon lamtoro, gamal, dan turi yang memiliki kalori tinggi, sehingga bisa langsung digunakan sebagai pengganti batu bara. PLN sendiri menargetkan pengurangan penggunaan batu bara sebanyak 10% di PLTU Sumbawa Barat pada tahun ini dengan menggantinya dengan biomassa. PLTU Sumbawa Barat sendiri memerlukan 300 ton batu bara setiap harinya untuk menghasilkan listrik 2x7 megawatt (MW). Pelaksanaan co-firing dengan mengganti 5% batu bara dengan biomassa di PLTU tersebut pada 2022 membuat PLN membutuhkan 15 ton bonggol jagung dan woodchip per hari agar bisa mensubstitusi 5% batu bara.
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023