EKSPANSI PENERBANGAN : MASKAPAI RI MENYERBU ARAB SAUDI
Maskapai penerbangan nasional ramai-ramai melayani penerbangan jemaah umrah ke Arab Saudi untuk mendongkrak pendapatan dari rute internasional. Bak gayung bersambut. Istilah itu pas untuk menggambarkan respons maskapai penerbangan nasional atas hasil pertemuan antara delegasi Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi pada Sabtu (22/7). Kala itu, delegasi kecil Indonesia yang dipimpin Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi. Salah satu hasil dari pertemuan itu adalah peluang Indonesia menambah layanan penerbangan ke Arab Saudi khusus untuk melayani penerbangan jemaah umrah dan haji. Penambahan penerbangan memang terbuka lebar setelah Otoritas Penerbangan Sipil Kerajaan Arab Saudi membuka pintu lebar penambahan penerbangan internasional pascapandemi Covid-19. Tidak sampai hitungan bulan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. telah membuka layanan penerbangan langsung ke Arab Saudi dari Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Pembukaan rute ke Tanah Suci itu merupakan yang kedua setelah sebelumnya perseroan juga melayani penerbangan langsung dari Banda Aceh. Peresmian penerbangan perdana rute Kertajati— Jeddah pergi pulang (PP) digelar pada Minggu (6/8). Maskapai pelat merah itu mengoperasikan armada Boeing 777-300 ER dengan mengangkut sedikitnya 370 calon jemaah umrah ke Jeddah. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan bahwa pembukaan rute itu merupakan upaya maskapainya dalam menghadirkan penerbangan langsung menuju Tanah Suci bagi masyarakat Jawa Barat.
Upaya itu sekaligus merupakan bentuk dukungan emiten dengan kode saham GIAA itu terhadap pengembangan Bandara Kertajati sebagai hub penerbangan di Jawa Barat. Irfan menjelaskan Garuda memang terus mengoptimalkan rute penerbangan dengan kinerja yang positif termasuk melalui pengembangan pangsa pasar umrah sebagai salah satu pangsa pasar unggulan Indonesia. Maskapai milik keluarga Rusdi Kirana, Lion Air Group, juga resmi membuka penerbangan langsung ke Arab Saudi dari Medan. Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan pembukaan rute itu guna memanfaatkan pasar jemaah umrah dan wisatawan yang ada di daerah tersebut. Pada tahap awal operasi, Lion Air menetapkan jadwal penerbangan umrah dari Bandara Kuala Namu, Medan sebanyak lima kali per minggu. Posisi Bandara Kuala Namu sebagai gerbang utama untuk koneksi internasional di wilayah Sumatra Utara bisa meningkatkan kegiatan ekonomi. Dia berharap pembukaan rute itu bisa meningkatkan keterhubungan menuju berbagai destinasi di Arab Saudi. Sementara itu, pemerhati penerbangan Alvin Lie berpandangan penerbangan umrah hanya mengantar jemaah ke Arab Saudi.
Tags :
#PenerbanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023