Garuda Indonesia Cetak Laba Bersih Rp 58 Triliun
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) membukukan laba bersih Janu[1]ari-September 2022 sebesar US$ 3,7 miliar, setara Rp 58 triliun. Capaian itu melejit 322% dari periode sama tahun sebelumnya yang merugi US$ 1,6 miliar atau Rp 26 triliun. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian hingga kuartal III-2022 yang dipublikasikan perseroan pada Kamis (3/11) maskapai pelat merah itu berhasil mencatatkan pendapatan usaha tumbuh 60% menjadi US$ 1,50 miliar, dibanding tahun lalu US$ 939 juta. Pendapatan Garuda sampai September 2022 terutama dikontribusi penerbangan berjadwal, yang melonjak dari semula US$ 732 juta menjadi US$ 1,15 miliar. Penerbangan tidak berjadwal juga mencatatkan pendapatan yang melesat 171% menjadi US$ 162 juta, dari sebelumnya hanya US$ 59,8 juta. Pendapatan dari segmen lainnya juga terkerek menjadi US$ 185 juta, meningkat 27% dibandingkan sebelumnya US$ 146 juta. Pada pos pendapatan usaha lainnya juga mencatatkan keuntungan sebesar US$ 4,2 miliar, dari sebelumnya rugi US$ 729 juta. (Yoga)
Tags :
#PenerbanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023