Berbalik Untung, Smartfren Cetak Lonjakan Harga 112%
JAKARTA – PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mencatatkan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 54,6 miliar pada semester I-2022, tumbuh 112,08% dibanding periode sama tahun lalu yang rugi Rp 451,9 miliar. Lonjakan laba ini ditopang oleh kenaikan pendapatan usaha perseroan hingga 10,16% menjadi Rp 5,45 triliun dibanding semester I-2021 yang sebesar Rp 4,95 triliun. Berdasarkan laporan keuangan yang dipubl ikasi Senin (15/8/2022) , per tumbuhan
pendapatan dikontribusi dari semua lini bisnis perseroan, baik dari jasa telekomunikasi, jasa interkoneksi, maupun bisnis lainnya.
Tercatat, pendapatan usaha perseroan masih didominasi dari bisnis jasa telekomunikasi yang mencapai Rp 5,08 triliun atau 93,26%
dari total pendapatan semester I-2022. Angka itu tumbuh 8,05% dibanding periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 4,7 triliun. Pendapatan jasa telekomunikasi terdiri atas bisnis data yang mencapai Rp 4,95 triliun dan nondata Rp 139,42 miliar. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023