;

Tarik Ulur Pengelolaan Halim

25 Jul 2022 Tempo (H)
Tarik Ulur Pengelolaan Halim

Sengketa pengelolaan Bandara Halim Perdanakusuma kelihatannya bakal berakhir setelah pekan lalu PT Angkasa Pura II (Persero) setuju menyerahkannya kepada PT Angkasa Transportindo Selaras (ATS). Namun kini muncul pertanyaan mengenai status pengelolaan bandar udara tersebut. Jalan ATS mengelola  terbuka setelah menunggu bertahun-tahun. Perusahaan itu meneken  kesepakatan dengan Induk Koperasi TNI AU (Inkopau) pada Mei 2004 untuk memanfaatkan lahan seluas 21 hektare pada lahan seluas  terbang di Jakarta Timur tersebut. Kesepakatan tersebut berlaku hingga 10 Februari 2035. Meski mengklaim sudah membayar Rp 17,82 miliar kepada Inkopau, ATS belum juga berhasil mengelola Halim. Pembayaran tersebut terdiri atas kompensasi ke Inkopau sebesar Rp 7,03 miliar, kontribusi tahunan sejak 2006-2007 dan 2009-2010 sejumlah Rp 8,44 miliar serta sewa  kas negara periode 2006-2007 senilai Rp 2,34 miliar. Menanti enam tahun tanpa kejelasan, pada 10 November 2010, ATS menggugat Inkopau ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur karena dianggap wanprestasi. (Yetede)

Tags :
#Penerbangan
Download Aplikasi Labirin :