Indonesia Perlu Pertimbangkan Rileksasi Impor Pangan
Pemerintah dinilai perlu mempertimbangkan opsi untuk relaksasi impor pangan sebagai bentuk antisipasi terhadap kelangkaan dan kenaikan harga. Relaksasi tersebut dinilai bisa digunakan untuk menjaga kestabilan perubahan harga ditengah tren kenaikan harga pangan didalam negeri. Association Researcher Center for Indonesia Policy Policy Studies (CIPS) Krisna Gupta menerangkan, relaksasi dapat dilakukan dengan membuka kuota impor. "Ketika suplai domestik dirasa cukup, maka kran impor akan ditutup. Namun ketika harga dirasa mulai terlalu tinggi, maka kran impor dibuka." kata Krisna dalam keterangan tertulisnya. Dia menjelaskan kuota impor mengakibatkan harga domestik selalu lebih tinggi dari pada harga internasional. (Yetede)
Tags :
#ImporPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023